Hewan Bermata Tiga Muncul di AS, Eksis Sejak Zaman Dinosaurus

CNN Indonesia | Kamis, 14/10/2021 20:45 WIB
Hewan aneh bermata tiga muncul di Amerika Serikat, hewan ini kerap disebut udang dinosaurus karena memang telah hidup sejak era para binatang raksasa. Triops. (iStockphoto/NNehring)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan hewan aneh bermata tiga tampak muncul setelah hujan deras pada musim panas di Arizona utara, Amerika Serikat.

Hewan-hewan bermata tiga ini tampak mulai berenang di sekitar danau sementara yang muncul di sebuah gurun. Menurut pejabat di Monumen Nasional Wupatki mengatakan makhluk seukuran kecebong itu disebut Tripos. Hewan itu terlihat seperti kepiting tapal kuda kecil dengan tiga mata.

Triops yang merupakan bahasa Yunani untuk tiga mata merupakan bentuk evolusi yang panjang, yang berevolusi selama periode Devon 419 juta hingga 359 juta tahun yang lalu.


Menurut Central Michigan University, penampilan mereka tak banyak berubah sejak ratusan juta tahun lalu. Hewan ini juga kerap dijuluki udang dinosaurus lantaran mereka memang berasal dari era ketika binatang raksasa itu hidup.

Kepala penjaga di Monumen Nasional Wupatki, Lauren Carter mengatakan telur hewan itu disebut bisa awet beberapa dekade di padang pasir sampai curah hujan cukup untuk menciptakan danau yang menyediakan wadah bertelur untuk generasi berikutnya.

Penemuan itu terjadi di sebuah lapangan upacara di Wupatki National Monument. Mulanya hewan itu pertama kali ditemukan oleh seorang turis yang kemudian melaporkan temuan kepada staff monumen. Lapangan tersebut dipenuhi air usai hujan datang berhari-hari di Wupatki.

Pada awalnya Carter bertanya-tanya, apakah hewan mata tiga yang muncul itu muncul selama musim hujan untuk bertelur. Atas pertanyaan itu ia mencari tahu dan pergi langsung ke lapangan tersebut.

"Saya hanya mengambilnya dengan tangan saya dan melihatnya dan seperti 'Apa itu?' Saya tidak tahu," ujar Carter seperti dikutip Cnet

Hewan mata tiga yang ditemukan itu kemungkinan berjenis Triops longicaudatus, spesies yang ditemukan di kolam air tawar berumur pendek yang dikenal sebagai kolam musim semi, di Amerika Utara, Tengah dan Selatan. Tetapi, untuk memastikan hal ini diperlukan analisis ilmiah.

Setelah menetas, Triops dapat tumbuh maksimal 4 sentimeter dengan tubuh seperti perisai yang terlihat seperti helm mini. Mata Triops terlihat tajam dengan list hitam besar seperti mata capung atau lebah.

Triops jantan dan betina biasanya berpasangan untuk kawin melalui reproduksi seksual. Tetapi mereka juga memiliki cara reproduksi lain dengan hermafrodit, yang berarti Triops memiliki organ seks pria dan wanita, dan partenogenetik yang berarti betina dapat menghasilkan keturunan dari telur yang tidak dibuahi.

Dikutip Live Science, Triops atau hewan bermata tiga itu dapat hidup hingga 90 hari. Tetapi kolam di lapangan itu hanya dapat bertahan tiga hingga empat minggu, kata Carter. 

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK