Menurut Fisika Kuantum, Ant-Man Bisa Hancurkan Superman

CNN Indonesia
Rabu, 20 Oct 2021 15:42 WIB
Ahli fisika menyebut kekuatan Ant-Man yang bisa bermain di alam kuantum bisa menghancurkan Superman dengan mudah Ahli fisika menyebut kekuatan Ant-Man yang bisa bermain di alam kuantum bisa menghancurkan Superman dengan mudah. (Marvel)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menurut hukum fisika kuantum, kekuatan super Ant-Man ternyata lebih rumit bahkan bisa menghancurkan Superman dengan mudah.

Hal ini diungkap Spyridon Michalakis, seorang ahli kuantum fisika dari Institut Teknologi California, Amerika Serikat. Ia merupakan salah satu penasihat ilmuah film Ant-Man yang pertama tayang pada 2015 dalam tayangan film Marvel.

Ia membantu kru pembuat film dan Paul Rudd, pemeran Ant-Man, membongkar fakta ilmiah di balik kekuatan super Ant-Man dan mengenai Realisme Kuantum yang digunakan pada film itu.


Kuantum fisika dan realisme kuantum sendiri berada di luar ranah hukum fisika pada umumnya. Oleh karena itu, Ant-Man pun beroperasi di luar hukum fisika umum lantaran bisa menyusut seukuran semut dan membesar seperti raksasa.

"Superman, superhero favorit saya yang tumbuh dewasa, tidak akan memiliki kesempatan melawan Ant-Man," jelas Michalakis.

Pasalnya, Superman menjadi super berdasarkan ranah fisika, berdasarkan hukum-hukum yang kita pahami.

Sementara Ant-Man bisa menulis ulang hukum fisika dengan pergi ke Quantum Realm dan mengotak-atik kode sumber realitas di tingkat itu.

"Dia bisa bergerak dalam ruang dan waktu dengan cara yang tidak bisa dilakukan superhero lain. Ini bukan hanya soal kekuasaan. Dia bahkan akan mengubah apa yang dimaksud dengan massa, dan mengangkat sesuatu dengan lebih mudah. Ini adalah tempat yang gila untuk berada di Quantum Realm," jelasnya dalam wawancara dengan NBC News

Ant-Man menurut sains

Lalu bagaimana penjelasannya secara ilmiah, mungkinkah kekuatan Ant-Man benar-benar bisa diharafiahkan menjadi sosok nyata menurut fisika quantum yang dijelaskan di film tersebut?

Melanggar hukum kubus kuadrat

Mayoritas kekuatan ini diciptakan ilmuan jenius, Hank Pym di sebuah kelompok eksotik fiksi dari partikel subatomik yang memungkinkan ukuran dan massa objek diubah sesuka hati dan melanggar Hukum Kubus Kuadrat.

Dilansir Space, perubahan ukuran menjadi sangat kecil ternyata membuat banyak masalah. Pertama, kepadatan tubuh jika dipertahankan saat menyusut akan sangat besar sehingga akan runtuh dengan sendirinya karena tekanan yang sangat besar.

Jelas, masalah ini diatasi dengan kemampuan Partikel Pym untuk mempertahankan struktur tubuh yang menyusut ke ukuran yang tidak mungkin.

Perubahan ukuran ini juga memungkinkan objek untuk segera kembali ukuran awal tanpa khawatir tentang cedera atau pelanggaran Hukum Kubus Kuadrat.

Prinsip fisika yang ditemukan oleh Galileo Galilei menyatakan bahwa benda apa pun yang bertambah besar, luas permukaannya bertambah dengan faktor kuadrat sedangkan volume bertambah dengan faktor kubik.

Ant-Man Masuk Akal Secara Fisika Kuantum?

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER