Cek 14 Aplikasi Android Wajib Hapus, Kena Malware Joker

CNN Indonesia
Jumat, 26 Nov 2021 06:30 WIB
Sebanyak 14 aplikasi Android kena malware Joker yang curi data dan uang pengguna lewat SMS premium sehingga wajib dihapus. Ilustrasi. Sebanyak 14 aplikasi Android kena malware Joker yang curi data dan uang pengguna lewat SMS premium sehingga wajib dihapus. (dok. Realme)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 14 aplikasi Android yang terdaftar di toko aplikasi resmi seperti Google Play Store terdeteksi telah terinfeksi malware Joker.

Malware ini patut diperhatikan lantaran pengguna bakal didaftarkan diam-diam ke berbagai layanan SMS premium dengan harga mahal. Selain itu, malware ini bahkan dilaporkan bisa mengakses kontak dan SMS di ponsel pengguna tanpa sepengetahuan pemilik ponsel.

Berikut 14 aplikasi yang terinfeksi Joker:



• EmojiOne Keyboard (50,000+ pemasangan)

• Now QRcode Scan (10,000+ pemasangan)

• Classic Emoji Keyboard (5,000+ pemasangan)

• Super Hero-Effect (5,000+ pemasangan)

• Blender Photo Editor-Easy Photo Background Editor (5,000+ pemasangan)

• Battery Charging Animations Battery Wallpaper (1,000+ pemasangan)

• Smart TV Remote (1,000+ pemasangan)

• Volume Booster Louder Sound Equalizer (100+ pemasangan)

• Easy PDF Scanner (10+ pemasangan)

• Volume Booster Hearing Aid (10+ pemasangan)

• Battery Charging Animation Bubble Effects (10+ pemasangan)

• Dazzling Keyboard (10+ pemasangan)

• Flashlight Flash Alert on Call (1+ pemasangan)

• Halloween Coloring (1+ pemasangan)


Sebagian aplikasi ini memang hanya memiliki sedikit pengunduh sementara sebagian lain sudah diunduh puluhan ribu kali.

Sehingga, pengguna harus memastikan bahwa tidak ada aplikasi yang ada dalam daftar di atas di ponsel pintar mereka, seperti dilansir Notebook Check

Daftar ini adalah aplikasi terbaru yang terdeteksi diinfeksi oleh malware Joker berdasarkan pantauan analis Kaspersky Tatyana Shishkova.

Selain itu, Joker, infeksi trojan, adalah salah satu serangan malware paling serius yang dihadapi Android saat ini. Penjahat dunia maya lebih suka melampirkannya ke aplikasi Google Play Store yang tampaknya asli, seperti dilansir Itechpost

(TTF/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER