Terlalu Banyak Beredar di Jalan, Malaysia Mau Ekspor Mobil Bekas

fea | CNN Indonesia
Selasa, 07 Dec 2021 10:05 WIB
Ekspor mobil bekas dari Malaysia sedang dipelajari produsen terbesar di sana, Perodua, memanfaatkan layanan mobil bekas bersertifikat. Ilustrasi mobil bekas. (Istockphoto/Sakkawokkie)
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen mobil terbesar di Malaysia, Perodua, mempelajari dan mempertimbangkan mengekspor mobil bekas. Mobil yang dijual ke luar negeri dikatakan unit yang digunakan untuk tukar tambah (trade-in) mobil baru Perodua.

"Saya akan mengumumkannya Januari atau sekitarnya. Berdasarkan rencana jangka panjang kami pada mobil bekas, ada banyak sekali mobil bekas di Malaysia," kata Presiden dan CEO Perodua Zainal Abidin, diberitakan Paultan, Senin (6/12).

Ekspor mobil bekas memanfaatkan bisnis Pre-Owned Vehicle (POV) yang sudah dimiliki Perodua sejak 2017. Bisnis ini mirip yang sudah dilakukan Toyota Topmark dan BMW Premium Selection di Malaysia, yakni menawarkan mobil bekas bersertifikat setelah lulus inspeksi dan restorasi serta dijamin 18 bulan garansi.


POV menawarkan konsumen mobil bekas Perodua berkualitas dan pembeliannya dapat dilakukan menggunakan cara trade-in. Saat ini kemungkinan POV mengolah banyak sekali mobil sehingga Perodua mencoba mencari alternatif menjualnya ke luar negeri.

Zainal mengatakan pihaknya kini tengah mempelajari ekspor untuk suatu negara yang belum bisa disebutkan saat ini. Beberapa unit POV sudah dikirim ke sana untuk studi pasar, harga, penerimaan, dan lainnya.

Praktik ekspor mobil bekas bisa jadi masih asing diterima, namun bisnis seperti ini sudah dilakukan beberapa produsen di berbagai negara, misalnya di Jepang dan Inggris. Malaysia dikatakan salah satu negara terbesar yang menerima impor mobil bekas.

(fea/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER