Pakar Opitimistis Indonesia Jalankan Metaverse 3-4 Tahun Lagi

can | CNN Indonesia
Jumat, 24 Dec 2021 08:00 WIB
Kini pengguna teknologi di Indonesia disebut sudah familiar dengan metaverse, sebagai pengguna. Pakar ulas masa depan metaverse di Indonesia. Ilustrasi Metaverse. Kini pengguna teknologi di Indonesia disebut sudah familiar dengan metaverse, sebagai pengguna. Pakar ulas masa depan metaverse di Indonesia. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Oculus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Andry Alamsyah, Associate Professor SEB Telkom University memprediksi platform Metaverse di Indonesia akan ada pada 3 sampai 4 tahun ke depan.

Menurutnya, mulanya pada tahun 2021 dan 2022 model bisnis teknologi di Metaverse akan mulai bermunculan.Lantas, 3 sampai 4 tahun Indonesia sudah bisa menjalankan konsep tersebut.

"Saya rasa enggak lama-lama lagi. Mungkin Metaverse selama 3-4 tahun sudah ada yang membuat, [akan ada] start up yang membuat sosial media (jenis) itu," ujar Andry kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon, Kamis (23/12).


Ia menjelaskan bahwasanya sebetulnya saat ini kegiatan Metaverse sudah ada, seperti kehidupan di dunia game yang di dalamnya bisa melakukan transaksi.

Beberapa video game online sudah menyertakan transaksi di dalamnya, dalam konsep virtual reality dan simulasi. Menurut Andry pemain bisa jual beli item, karakter, tanah hingga pakaian di game tersebut.

Dengan demikian game online tersebut tak ubahnya seperti pola Metaverse, yang menjadikan dunia maya itu seolah nyara dengan adanya interaksi sosial ekonomi.

Ia menilai saat ini di Indonesia sudah banyak yang menjadi peserta dalam Industri Metaverse. Namun ia ragu apakah orang Indonesia sudah ada yang terlibat sebagai penyedia industri.

"Apakah Indonesia mungkin? Ya mungkin saja, orang teknologinya sudah ada. Namun pertanyaan selanjutnya aoakah sudah ada yang membuat? Saya rasa saya belum lihat," tuturnya.

Meski demikian ekosistem Metaverse asli Indonesia disebutnya bakal dibuat juga oleh anak muda Indonesia. Terlebih, banyak ide-ide anak muda yang saat inu berkecimpung di mata uang virtual seperti kripto.

Di samping itu, Andry menyebut bahwa perkembangan dunia maya ke arah Metaverse juga dipantik dengan adanya layanan jaringan 5G di dalam negeri.

"Maraknya itu sejalan dengan teknologi 5G. Tentunya kalau sudah ada 5G kita perlu konten," tuturnya.

Ia memprediksi beberapa tahun ke depan warganet bakal bosan dengan adanya YouTube, sehingga membuat masyarakat akn beralih ke Metaverse

"Beberapa tahun lagi orang akan bosan dengan Youtube. Jadi mereka akan move on. Nah itu antara mengkonsumsi produk luar atau bikin sendiri," tandasnya.

(can/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER