Situs LPSE DPR Tak Bisa Diakses di Tengah Isu Gorden Miliaran Rupiah

CNN Indonesia
Jumat, 13 Mei 2022 10:34 WIB
Situs LPSE DPR RI eror di tengah isu gorden rumah dinas anggotanya yang dimenangkan tender bernilai miliaran rupiah. Situs LPSE DPR RI tidak bisa diakses Jumat (13/5) pagi. (Foto: lpse.dpr.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia --

Situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik DPR RI tidak bisa diakses, Jumat (13/5) pagi.

Situs LPSE DPR eror di tengah isu gorden rumah dinas anggotanya yang dimenangkan tender bernilai miliaran rupiah.

Penelusuran CNNIndonesia.com, situs tersebut tidak bisa menampilkan halaman depannya hingga pukul 10.32 WIB.


"This site can't be reached.Lpsedpr.go.idunexpectedly closed the connection. Try: checking the connection."

Belum ada keterangan resmi dari DPR RI terkait erornya situs LPSE mereka. CNNIndonesia.com sudah menghubungi Sekjen DPR Indra Iskandar untuk mengonfirmasi perihal situs lpse.dpr.go.id yang tidak bisa diakses saat ini. Namun, Indra belum memberikan respons hingga berita ini diturunkan.

Sebelumnya, tender gorden rumah dinas DPR menjadi polemik usai DPR menetapkan PT Bertiga Mitra Solusi sebagai pemenang dengan nilai tawaran Rp43,5 miliar. Padahal, ada dua perusahaan lain yang mengajukan harga lebih murah.

Publik juga mengkritik karena anggaran yang dipakai sangat besar hanya untuk pengadaan gorden rumah dinas anggota DPR di Kalibata.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengungkapkan banyak anggota dewan yang sebenarnya telah mengajukan penggantian gorden, vitrase, dan blind sejak 2020.

Menurutnya, banyak gorden, vitrase, dan blind di rumah dinas anggota dewan yang kondisinya sudah lapuk dan rusak saat ini. Namun, belum bisa memenuhi permintaan tersebut karena belum membuat alokasi anggarannya.

Lanjut Indra, gorden, vitrase, dan blind yang digunakan di rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami, Jakarta Selatan saat ini merupakan hasil dari proses pengadaan atau lelang pada 2010.

"Dengan demikian usia atau masa pemakaiannya sudah 12 tahun, sehingga sudah banyak yang lapuk dan rusak," kata Indra dalam keterangannya yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (9/5).

(ttf/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER