Tepis Rumor, Desainer Ungkap Arti Sebenarnya Gigitan pada Logo Apple

ttf | CNN Indonesia
Rabu, 06 Jul 2022 17:09 WIB
Logo Apple berupa buah yang digigit sempat memicu berbagai rumor, di antaranya plesetan 'byte' hingga terinsirasi dri Isaac Newton. Benarkah demikian? Apple punya logo buah apel yang tidak utuh. Desainer logo itu, Rob Janoff, menjawab alasan sebenarnya. (Foto: Matcuz/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen teknologi Apple identik dengan ikon logo buah yang digigit. Tak jarang, gigitan pada logo Apple itu juga telah membingungkan banyak orang.

Tidak seperti ikon merek lainnya, logo Apple adalah salah satu yang desainnya dinilai paling sederhana. Berbeda dengan, misalnya, Samsung yang memilih tulisan lengkap perusahaan sebagai logo agar mudah dikenali konsumennya.

Menurut laporan terbaru iNews UK, beberapa orang menyimpulkan bahwa gigitan pada ikon pembuat iPhone mengacu pada istilah teknologi "byte."

Namun, ada pula pihak yang mengklaim bahwa gigitan itu sebenarnya melambangkan kisah ilmuwan Isaac Newton yang menemukan teori gravitasi saat menggigit apel yang jatuh di dekatnya.

Rob Janoff, desainer grafis di balik logo ikonik Apple, mengatakan semua rumor tentang gigitan pada logo itu menarik. Namun, tidak satu pun dari mereka yang benar.

"Saya mendesainnya dengan tanda gigitan, sehingga orang-orang mengerti bahwa itu adalah apel bukan ceri. Menggigit apel pun sesuatu yang ikonik dan bisa dialami semua orang. Hal itu melintasi budaya," kata Janoff dikutip Tech Times.

"Jika ada yang pernah memiliki apel, dia mungkin telah menggigitnya dan itulah yang Anda dapatkan. Setelah saya mendesainnya, direktur kreatif saya memberi tahu saya: 'Anda tahu, ada istilah komputer yang disebut byte'. Jadi, itu seperti sempurna, tapi kebetulan itu juga istilah komputer," imbuhnya.

Lebih lanjut, Janoff menanggapi santai rumor yang mengiringi desain logo Apple tersebut. Ia juga mengaku mendesain logo untuk Apple adalah pengalaman yang menyenangkan.

""Dari sudut pandang seorang desainer, salah satu fenomena besar adalah memiliki pengalaman mendesain logo untuk alasan apa pun," katanya.

Sebelum berubah menjadi logo apel yang digigit berwarna perak, Janoff membuat logo yang menampilkan enam garis horizontal warna-warni. Logo awal itu membuat banyak orang berspekulasi bahwa itu representasi dukungan perusahaan terhadap kalangan LGBT+.

Janoff membantahnya. Ia mengatakan bahwa logo Apple warna-warni yang dibuat pada 1977 sebagai penghormatan terhadap pendiri perusahaan, Steve Jobs, yang menyukai logo tersebut.

"Saya mendengar salah satu legenda bahwa logo berwarna-warni adalah penghormatan kepadanya. Orang-orang mengira saya membuat garis-garis berwarna karena bendera gay. Dan, itu adalah sesuatu yang benar-benar dipikirkan sejak lama. Namun, teori itu tidak benar," tegasnya.

Kini, perusahaan memutuskan untuk mengubah logo warna-warni itu menjadi versi yang lebih sederhana, yakni apel digigit dengan balutan warna silver.

[Gambas:Video CNN]

(lth/lth)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER