Serba-serbi Whatsapp GB, Janjikan Banyak Fitur Namun Berbahaya
CNN Indonesia
Selasa, 12 Jul 2022 11:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Whatsapp banyak dikembangkan oleh pihak ketiga. Namun Whastapp non-resmi ini berpotensi berbahaya untuk pengguna Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia --
Aplikasi pesan instan milik Meta, WhatsApp punya sederet modifikasi yang dikembangkan oleh pihak lain, di antaranya WhatsAppGB. Namun, apakah perbedaan WhatsApp GB dengan yang aslinya?
Aplikasi jenis perpesanan menjadi platform yang paling banyak diminati seluruh pengguna ekosistem digital dunia. Terlebih, WhatsApp boleh disebut platform yang tidak memiliki tandingan dalam hal jumlah pengguna.
Berkat segudang fitur yang disuguhkan seperti berbagi file foto, video hingga lokasi, menjadi penunjang aplikasi tersebut.
Namun masih ada beberapa pihak yang kurang puas dengan fitur Whatsapp. Mereka pun memodifikasi Whatsapp agar bisa memiliki lebih banyak fitur salah satunya GB Whatsapp.
Apa itu WhatsApp GB
GB WhatsApp adalah salah satu versi aplikasi obrolan yang dimodifikasi. Selama keberadaannya, banyak yang mengunduh aplikasi dengan dalih itu merupakan WhatsApp asli.
Selain itu, sejumlah pengguna menuntut untuk mendapatkan fitur tambahan yang tidak disediakannya melalui WhatsApp.
"Ada banyak perubahan di GB WhatsApp daripada WhatsApp. Seperti ketersediaan tema yang menarik, sembunyikan status online, aktifkan mode pesawat, dan masih banyak lagi," bunyi keterangan di situs WhatsApp GB.
Secara umum, WhatsApp GB menawarkan opsi yang tidak dimiliki WhatsApp biasa. Meskipun fitur-fitur ini datang dengan biaya yang mungkin tidak disadari orang.
WhatsApp GB merupakan versi alternatif atau modifikasi dari WhatsApp. Intinya, ini adalah aplikasi yang sama sekali berbeda yang perlu diunduh melalui APK, tidak tersedia di toko aplikasi resmi seperti AppStore dan PlayStore.
GB WhatsApp dibuat oleh pengembang pihak ketiga yang ingin membangun WhatsApp. Dengan demikian tidak ada hubungan ke WhatsApp orisinal sama sekali.
Aplikasi ini hadir untuk Android dan iOS sejak lama. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman WhatsApp yang sama kepada penggunanya, tetapi dengan fitur tambahan yang tidak dimiliki WhatsApp asli.
Fitur-fitur ini termasuk menggunakan akun WhatsApp ganda pada perangkat yang sama, centang pesan tersembunyi, Balasan otomatis (seperti yang terlihat di akun WhatsApp Business), status video panjang dan masuh banyak lagi.
Himbauan Whatsapp dan Potensi Bahaya Whatsapp GB
WhatsApp Imbau Agar Tak Gunakan Versi MOD
Pengguna cenderung mengunduh versi alternatif daripada WhatsApp asli karena fitur-fitur yang disebutkan di atas. Namun, WhatsApp berulang kali memperingatkan praktik tersebut.
Pada 2019, WhatsApp mulai memblokir sementara akun pengguna yang ditemukan menggunakan aplikasi MOD, WhatsApp GB.
Pihaknya mengeluarkan peringatan kepada pengguna, yang menyatakan siapa pun yang ditemukan menggunakan "versi WhatsApp yang tidak didukung" akan menghadapi blokir sementara dari aplikasi asli.
Bahkan pihaknya juga menjelaskan jika pengguna tidak beralih ke aplikasi resmi setelah diblokir sementara, akun mereka "mungkin akan diblokir secara permanen dari menggunakan WhatsApp."
Lewat peringatan tersebut, WhatsApp secara langsung menunjukkan aplikasi tidak resmi itu dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Ketentuan Layanannya.
WhatsApp menuding aplikasi MOD seperti WhatsApp GB itu tidak dapat "memvalidasi praktik keamanan mereka."
Bahaya menggunakan WhatsApp GB
Penyebab yang disebutkan di atas adalah sesuatu yang tidak jelas bagi semua yang menggunakan GB WhatsApp, karena menghilangkan esensi pesan WhatsApp - enkripsi ujung ke ujung.
Tidak ada pemeriksaan keamanan, seperti pada versi WhatsApp asli dan karena aplikasi seperti WhatsApp GB berpotensi menjadi menyasar pelanggaran privasi kepada pengguna.
Selain itu, beberapa tautan unduhan APK WhatsApp GB ditemukan penuh dengan malware, yang membuat pengguna berisiko terkena serangan.
WhatsApp, dengan demikian mendesak pengguna untuk kembali menggunakan aplikasi asli dengan alasan keamanan.
Pihaknya juga menimbau hal itu dalam catatan keamanan yang diunggah di situs resmi, agar tidak menggunakan aplikasi modifikasi seperti WhatsApp GB, dikutip India Today.
Jakarta, CNN Indonesia --
Aplikasi pesan instan milik Meta, WhatsApp punya sederet modifikasi yang dikembangkan oleh pihak lain, di antaranya WhatsAppGB. Namun, apakah perbedaan WhatsApp GB dengan yang aslinya?
Aplikasi jenis perpesanan menjadi platform yang paling banyak diminati seluruh pengguna ekosistem digital dunia. Terlebih, WhatsApp boleh disebut platform yang tidak memiliki tandingan dalam hal jumlah pengguna.
Berkat segudang fitur yang disuguhkan seperti berbagi file foto, video hingga lokasi, menjadi penunjang aplikasi tersebut.
Namun masih ada beberapa pihak yang kurang puas dengan fitur Whatsapp. Mereka pun memodifikasi Whatsapp agar bisa memiliki lebih banyak fitur salah satunya GB Whatsapp.
Apa itu WhatsApp GB
GB WhatsApp adalah salah satu versi aplikasi obrolan yang dimodifikasi. Selama keberadaannya, banyak yang mengunduh aplikasi dengan dalih itu merupakan WhatsApp asli.
Selain itu, sejumlah pengguna menuntut untuk mendapatkan fitur tambahan yang tidak disediakannya melalui WhatsApp.
"Ada banyak perubahan di GB WhatsApp daripada WhatsApp. Seperti ketersediaan tema yang menarik, sembunyikan status online, aktifkan mode pesawat, dan masih banyak lagi," bunyi keterangan di situs WhatsApp GB.
Secara umum, WhatsApp GB menawarkan opsi yang tidak dimiliki WhatsApp biasa. Meskipun fitur-fitur ini datang dengan biaya yang mungkin tidak disadari orang.
WhatsApp GB merupakan versi alternatif atau modifikasi dari WhatsApp. Intinya, ini adalah aplikasi yang sama sekali berbeda yang perlu diunduh melalui APK, tidak tersedia di toko aplikasi resmi seperti AppStore dan PlayStore.
GB WhatsApp dibuat oleh pengembang pihak ketiga yang ingin membangun WhatsApp. Dengan demikian tidak ada hubungan ke WhatsApp orisinal sama sekali.
Aplikasi ini hadir untuk Android dan iOS sejak lama. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman WhatsApp yang sama kepada penggunanya, tetapi dengan fitur tambahan yang tidak dimiliki WhatsApp asli.
Fitur-fitur ini termasuk menggunakan akun WhatsApp ganda pada perangkat yang sama, centang pesan tersembunyi, Balasan otomatis (seperti yang terlihat di akun WhatsApp Business), status video panjang dan masuh banyak lagi.
Himbauan Whatsapp dan Potensi Bahaya Whatsapp GB
Himbauan Whatsapp dan Potensi Bahaya Whatsapp GB
Whatsapp GB menyediakan banyak fitur Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
WhatsApp Imbau Agar Tak Gunakan Versi MOD
Pengguna cenderung mengunduh versi alternatif daripada WhatsApp asli karena fitur-fitur yang disebutkan di atas. Namun, WhatsApp berulang kali memperingatkan praktik tersebut.
Pada 2019, WhatsApp mulai memblokir sementara akun pengguna yang ditemukan menggunakan aplikasi MOD, WhatsApp GB.
Pihaknya mengeluarkan peringatan kepada pengguna, yang menyatakan siapa pun yang ditemukan menggunakan "versi WhatsApp yang tidak didukung" akan menghadapi blokir sementara dari aplikasi asli.
Bahkan pihaknya juga menjelaskan jika pengguna tidak beralih ke aplikasi resmi setelah diblokir sementara, akun mereka "mungkin akan diblokir secara permanen dari menggunakan WhatsApp."
Lewat peringatan tersebut, WhatsApp secara langsung menunjukkan aplikasi tidak resmi itu dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Ketentuan Layanannya.
WhatsApp menuding aplikasi MOD seperti WhatsApp GB itu tidak dapat "memvalidasi praktik keamanan mereka."
Bahaya menggunakan WhatsApp GB
Penyebab yang disebutkan di atas adalah sesuatu yang tidak jelas bagi semua yang menggunakan GB WhatsApp, karena menghilangkan esensi pesan WhatsApp - enkripsi ujung ke ujung.
Tidak ada pemeriksaan keamanan, seperti pada versi WhatsApp asli dan karena aplikasi seperti WhatsApp GB berpotensi menjadi menyasar pelanggaran privasi kepada pengguna.
Selain itu, beberapa tautan unduhan APK WhatsApp GB ditemukan penuh dengan malware, yang membuat pengguna berisiko terkena serangan.
WhatsApp, dengan demikian mendesak pengguna untuk kembali menggunakan aplikasi asli dengan alasan keamanan.
Pihaknya juga menimbau hal itu dalam catatan keamanan yang diunggah di situs resmi, agar tidak menggunakan aplikasi modifikasi seperti WhatsApp GB, dikutip India Today.