Ahli China Kembangkan Robot Ikan Pemakan Mikroplastik

CNN Indonesia
Rabu, 13 Jul 2022 16:20 WIB
Robot ikan ciptaan ilmuwan China diklaim bisa mengonsumsi mikroplastik. Ilustrasi mikroplastik. Ilmuwan China disebut telah mengembangkan robot ikan yang bisa mengonsumsi mikroplastik.Foto: iStockphoto/dottedhippo
Jakarta, CNN Indonesia --

Ilmuwan China tengah mengembangkan robot ikan yang dapat melahap mikroplastik. Robot ini diklaim dapat membantu masalah polusi plastik yang selama ini membayangi lautan di seluruh dunia.

Robot ikan yang memiliki tekstur lembut ini berukuran sekitar 1,3 sentimeter dan telah diuji coba untuk menghisap mikroplastik di perairan dangkal.

Para ilmuwan yang mengembangkan robot ini ingin membuat robot dapat mengumpulkan plastik dari perairan yang lebih dalam.

Salah satu peneliti yang mengembangkan robot ini Wang Yuyan menyebut robot ini juga diharapkan dapat menganalisa dan memberikan informasi polusi perairan secara real time.

Kemudian, robot mungil ini juga mungkin dapat digunakan untuk tujuan lain, seperti operasi biomedis.

"Kami mengembangkan robot mini yang begitu ringan. Ini dapat digunakan dalam banyak cara, misalnya dalam operasi biomedis atau operasi berbahaya, seperti robot kecil yang dapat dilokalisasi ke bagian tubuh Anda untuk membantu Anda menghilangkan beberapa penyakit," katanya, seperti dikutip Reuters.

Robot ikan berwarna hitam ini dibekali sumber lampu untuk membantu para ilmuwan dalam mengendalikannya agar tidak menabrak ikan atau objek lain.

Wang menyebut robot ikan ini memiliki beberapa kelebihan, salah satunya jika tidak sengaja dimakan oleh ikan lain, material robot dapat dicerna tanpa membahayakan karena terbuat dari poliuretan, yang juga biokompatibel.

Lebih lanjut, robot ikan China juga mampu memulihkan dirinya sendiri meskipun rusak. Robot ini bisa berenang dengan kecepatan 2,76 panjang tubuhnya per detik, lebih cepat dari kebanyakan robot lunak buatan.

"Kami kebanyakan mengerjakan pengumpulan (mikroplastik). Ini seperti robot sampling dan bisa digunakan berulang kali," katanya.

Dilansir dari SCMP, mikroplastik adalah fragmen plastik yang panjangnya kurang dari 5 milimeter dan dapat dengan mudah dicerna oleh berbagai biota laut, sehingga membahayakan kesehatan mereka.

Menurut perkiraan Universitas Kyushu di Jepang pada 2021, ada 24,4 triliun keping mikroplastik di lautan seluruh dunia, setara dengan berat sekitar 30 miliar botol air plastik 500 mililiter. Namun jumlah sebenarnya kemungkinan jauh lebih besar dari angka tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(lom/lth)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER