Deret Nyinyir Elon Musk ke Mark Zuckerberg usai Threads Dirilis
CNN Indonesia
Selasa, 11 Jul 2023 08:09 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
CEO Twitter Elon Musk terus menyindir Mark Zuckerberg setelah peluncuran Threads. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pemilik Twitter Elon Muskterus melemparkan sindiran nyinyir usai Meta, yang dipimpinMark Zuckerberg, meluncurkan media sosial saingan, Threads. Berikut daftar sindiran orang terkaya dunia tersebut.
Sebelumnya, Meta meluncurkan Threads pada Kamis (6/7) lalu via sejumlah toko-toko aplikasi. Peluncuran ini dilakukan di tengah perseteruan CEO Meta Mark Zuckerberg vs Elon Musk.
Threads memiliki tampilan yang mirip Twitter lantaran penggunanya bisa menyukai komentar, mengunggah ulang, hingga membagikan utas. Jumlah unggahan teksnya pun terbatas hingga 500 karakter.
Peluncuran itu mengundang murka Musk. Miliarder berdarah Afrika Selatan itu bahkan mengancam bakal menggugat Zuckerberg karena dianggap meniru Twitter.
Dalam surat yang ditujukan kepada CEO Meta Mark Zuckerberg, pengacara Twitter Alex Spiro menilai Meta menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual Twitter untuk membangun Threads.
Spiro, yang juga pengacara pribadi Elon Musk dan mitra di firma hukum Quinn Emanuel, mengklaim bahwa Meta mempekerjakan "puluhan" mantan karyawan Twitter untuk mengembangkan Threads.
Di saat bersamaan, Musk juga kerap melontarkan sindiran lewat akun Twitternya. Berikut daftar sindiran Musk kepada Zuckerberg.
Pecundang
Musk pada Senin (10/7) berkicau di akun Twitternya dengan menyebut Zuckerbeg sebagai pengecut.
Kicauan itu dilontarkan Musk membalas unggahan akun @fentasyl yang mengatakan Elon usk melindungi kebebasan berbicara sementara Zuckerberg melindungi kebebasan merek berbicara.
"Zuck is a cuck (Zuck adalah pengecut)," tulis Musk.
Musk juga menyindir Zuckerberg yang disebut pernah menghina para pengguna awal Facebook (FB) di Harvard University dengan sebutan "bodoh."
Arsip hinaan Zuckerberg itu diunggah oleh akun Twitter @cb_doge. Ia mengunggah tangkapan layar yang berisikan hinaan Zuckberberg usai ia mendapatkan sejumlah data dari mahasiswa Harvard, kampus tempatnya berkuliah.
Musk pun menyindir hinaan itu dengan sebutan "Charming," yang berarti menawan.
Pengakuan itu memang pernah dikatakan Zuckerberg pada laman profil New Yorker. Ketika itu, ia mengatakan "mereka memercayai saya - sungguh benar-benar bodoh." katanya.
Lebih lanjut, Musk juga membalas akun @SolBrah yang mengunggah video singkat yang memuat pria penuh otot sedang berlatih.
Musk mengklaim, itu adalah akun miliknya. "Sudah waktunya orang tahu ini adalah akun latihan saya," kicaunya.
Kabar duel keduanya muncul hanya beberapa saat sebelum peluncuran Threads. Bahkan, Musk dan Zuckerberg sempat diberitakan bakal berduel di Colosseum, Italia.
Sindir Soal Privasi di Threads di halaman berikutnya...
Instagram tanpa foto
Musk tak ketinggalan membahas Threads yang dianggapnya "hanya instagram tanpa foto." Hal itu disampaikannya membalas unggahan akun @Marionawfal yang menyebut Threads sebagai aplikasi "setengah matang" milik Meta.
Musk mengamini analisa Nawfal tersebut. Menurut Musk, analisis itu "akurat" lantaran "foto adalah alasan utama orang menggunakan Instagram."
"Penilaian yang akurat. Threads hanyalah Instagram tanpa foto, yang tidak masuk akal karena foto adalah alasan utama orang-orang menggunakan aplikasi itu," tulis Musk.
"Berapa banyak Anda membaca komentar di foto Instagram dan berharap akan ada lebih? Secara pribadi, tidak pernah," tulisnya lagi.
Tak ketinggalan, Musk pun menyinggung masalah privasi di Threads dengan membalas unggahan lain akun @cb_doge. Unggahan itu memuat video sesi pemanggilan Zuckerberg oleh Senat Amerika Serikat (AS) soal privasi.
Dalam video tersebut, Zuckerberg menanggapi pertanyaan senator Dick Durbin, yang bertanya apakah Zuckerberg akan memberitahu dirinya nama hotel tempatnya menginap.
"Tidak, saya mungkin tidak akan memberitahunya secara publik di sini. Saya kira, setiap orang harus punya kontrol bagaimana informasi mereka digunakan," ujar Zuckerberg.
Pernyataan tersebut dinilai "hipokrit" oleh akun Twitter @cb_doge. Pasalnya, aplikasi Meta seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp serta Threads rata-rata meminta data pribadi penggunanya.
Terhadap unggahan akun @cb_doge, Musk hanya memberi emoji 'tepat sasaran'.
Pemilik Twitter Elon Muskterus melemparkan sindiran nyinyir usai Meta, yang dipimpinMark Zuckerberg, meluncurkan media sosial saingan, Threads. Berikut daftar sindiran orang terkaya dunia tersebut.
Sebelumnya, Meta meluncurkan Threads pada Kamis (6/7) lalu via sejumlah toko-toko aplikasi. Peluncuran ini dilakukan di tengah perseteruan CEO Meta Mark Zuckerberg vs Elon Musk.
Threads memiliki tampilan yang mirip Twitter lantaran penggunanya bisa menyukai komentar, mengunggah ulang, hingga membagikan utas. Jumlah unggahan teksnya pun terbatas hingga 500 karakter.
Peluncuran itu mengundang murka Musk. Miliarder berdarah Afrika Selatan itu bahkan mengancam bakal menggugat Zuckerberg karena dianggap meniru Twitter.
Dalam surat yang ditujukan kepada CEO Meta Mark Zuckerberg, pengacara Twitter Alex Spiro menilai Meta menggunakan rahasia dagang dan kekayaan intelektual Twitter untuk membangun Threads.
Spiro, yang juga pengacara pribadi Elon Musk dan mitra di firma hukum Quinn Emanuel, mengklaim bahwa Meta mempekerjakan "puluhan" mantan karyawan Twitter untuk mengembangkan Threads.
Di saat bersamaan, Musk juga kerap melontarkan sindiran lewat akun Twitternya. Berikut daftar sindiran Musk kepada Zuckerberg.
Pecundang
Musk pada Senin (10/7) berkicau di akun Twitternya dengan menyebut Zuckerbeg sebagai pengecut.
Kicauan itu dilontarkan Musk membalas unggahan akun @fentasyl yang mengatakan Elon usk melindungi kebebasan berbicara sementara Zuckerberg melindungi kebebasan merek berbicara.
"Zuck is a cuck (Zuck adalah pengecut)," tulis Musk.
Musk juga menyindir Zuckerberg yang disebut pernah menghina para pengguna awal Facebook (FB) di Harvard University dengan sebutan "bodoh."
Arsip hinaan Zuckerberg itu diunggah oleh akun Twitter @cb_doge. Ia mengunggah tangkapan layar yang berisikan hinaan Zuckberberg usai ia mendapatkan sejumlah data dari mahasiswa Harvard, kampus tempatnya berkuliah.
Musk pun menyindir hinaan itu dengan sebutan "Charming," yang berarti menawan.
Pengakuan itu memang pernah dikatakan Zuckerberg pada laman profil New Yorker. Ketika itu, ia mengatakan "mereka memercayai saya - sungguh benar-benar bodoh." katanya.
Lebih lanjut, Musk juga membalas akun @SolBrah yang mengunggah video singkat yang memuat pria penuh otot sedang berlatih.
Musk mengklaim, itu adalah akun miliknya. "Sudah waktunya orang tahu ini adalah akun latihan saya," kicaunya.
Kabar duel keduanya muncul hanya beberapa saat sebelum peluncuran Threads. Bahkan, Musk dan Zuckerberg sempat diberitakan bakal berduel di Colosseum, Italia.
Sindir Soal Privasi di Threads di halaman berikutnya...
Sindir Soal Privasi di Threads
CEO Meta Mark Zuckerberg terus mendapat sindiran dari Elon Musk. (AFP/MANDEL NGAN)
Instagram tanpa foto
Musk tak ketinggalan membahas Threads yang dianggapnya "hanya instagram tanpa foto." Hal itu disampaikannya membalas unggahan akun @Marionawfal yang menyebut Threads sebagai aplikasi "setengah matang" milik Meta.
Musk mengamini analisa Nawfal tersebut. Menurut Musk, analisis itu "akurat" lantaran "foto adalah alasan utama orang menggunakan Instagram."
"Penilaian yang akurat. Threads hanyalah Instagram tanpa foto, yang tidak masuk akal karena foto adalah alasan utama orang-orang menggunakan aplikasi itu," tulis Musk.
"Berapa banyak Anda membaca komentar di foto Instagram dan berharap akan ada lebih? Secara pribadi, tidak pernah," tulisnya lagi.
Tak ketinggalan, Musk pun menyinggung masalah privasi di Threads dengan membalas unggahan lain akun @cb_doge. Unggahan itu memuat video sesi pemanggilan Zuckerberg oleh Senat Amerika Serikat (AS) soal privasi.
Dalam video tersebut, Zuckerberg menanggapi pertanyaan senator Dick Durbin, yang bertanya apakah Zuckerberg akan memberitahu dirinya nama hotel tempatnya menginap.
"Tidak, saya mungkin tidak akan memberitahunya secara publik di sini. Saya kira, setiap orang harus punya kontrol bagaimana informasi mereka digunakan," ujar Zuckerberg.
Pernyataan tersebut dinilai "hipokrit" oleh akun Twitter @cb_doge. Pasalnya, aplikasi Meta seperti Facebook, Instagram, dan Whatsapp serta Threads rata-rata meminta data pribadi penggunanya.
Terhadap unggahan akun @cb_doge, Musk hanya memberi emoji 'tepat sasaran'.