Kronologi Datangnya Hujan di Jakarta, Banten, dan Jabar

CNN Indonesia
Selasa, 05 Sep 2023 09:24 WIB
Kronologi Datangnya Hujan di Jakarta, Banten, dan Jabar
Dampak kekeringan paling awal dan terpenting adalah memicu krisis pangan. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan diprediksi mulai ramai turun di Jabodetabek sekitar awal 2024 menyusul kian lemahnya fenomena iklim El Nino. Simak daftar lengkap per wilayahnya berikut.

Sebelumnya, Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) mengaku sudah mendeteksi kedatangan El Nino sejak Mei. Fenomena yang berpusat di Samudera Pasifik ini memengaruhi curah hujan global, termasuk di RI.

Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Fachri Radjab menjelaskan sejauh ini anomali suhu permukaan laut (SST) di Pasifik menunjukkan anomali positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prediksi puncak indeks ENSO (El Nino Southern Oscillation) akan terjadi pada Desember 2023 kemudian secara gradual menurun, El Nino diprediksi bertahan hingga Januari 2024," demikian dikutip dari keterangan tertulisnya, pekan lalu.

Selain itu, ada fenomena iklim lain yang memengaruhi curah hujan, yakni Indian Ocean Dipole (IOD) yang berposat di Samudera Hindia.

"Indian Ocean Dipole positif diprediksi akan terjadi hingga Oktober 2023, kemudian meluruh menuju Netral," lanjut Fachri.

Angka terbaru BMKG mengungkap El Nino sudah masuk kondisi moderat, dengan Southern Oscillation Index (SOI) mencapai -13.5 dan Indeks NINO 3.4 +1.27. Sementara, IOD sudah positif dengan Dipole Mode Index (DMI) +1.05.

BMKG menyebut dampak El Nino di Indonesia umumnya terasa kuat pada musim kemarau di Juli - Agustus - September - Oktober.

"Oleh karena itu, kita perlu meningkatkan kewaspadaan pada bulan-bulan tersebut. Terlebih lagi, ada banyak wilayah di Indonesia yang akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan-bulan tersebut," menurut keterangan BMKG.

Lembaga ini pun memprediksi beberapa wilayah akan mengalami curah hujan bulanan dengan kategori rendah (0 - 100 mm/bulan), utamanya pada Agustus - September - Oktober.

Per hari ini, wilayah Jabodetabek sudah masuk musim kemarau dan terdampak El Nino.

Kapan hujan mulai turun?

Berikut kronologi curah hujan di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, hingga awal 2024 berdasarkan peta curah hujan BMKG:

Kronologi hujan di Jakarta di halaman berikutnya...

Curah Hujan di Jakarta Hingga 2024

Dampak kekeringan paling awal dan terpenting adalah memicu krisis pangan. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

September 2023

0-20 mm (curah hujan rendah): sebagian besar Jakarta Utara, sebagian kecil Jakarta Barat, sebagian kecil Jakarta Pusat, sekitar sepertiga Jakarta Timur.

20-50 mm (curah hujan rendah): sebagian besar Jakarta Barat, sebagian besar Jakarta Pusat, lebih dari separuh Jakarta Timur, dan seluruh Jakarta Selatan.

Oktober 2023

20-50 mm (curah hujan rendah): seluruh wilayah Jakarta Utara, mayoritas Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, lebih dari sepertiga Jakarta Timur.

50-100 mm (curah hujan rendah): sebagian kecil Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, nyaris seluruh Jakarta Selatan, lebih dari separuh Jakarta Timur.

November 2023

50-100 mm (curah hujan rendah): seluruh Jakarta Utara, setengah Jakarta Barat, sebagian kecil Jakarta Pusat, sebagian kecil Jakarta Timur.

100-150 mm (curah hujan menengah): separuh Jakarta Barat, setengah Jakata Pusat, dan sebagian Tengah Jakarta Timur.

150-200 mm (curah hujan menengah): sebagian besar Jakarta Selatan, sebagian besar Jakarta Timur.

200-300 mm (curah hujan menengah): sebagian kecil Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Desember 2023

100-150 mm (curah hujan menengah): sebagian kecil Jakarta Pusat, separuh wilayah Jakarta Barat, dan hampir setengah Jakarta Utara.

150-200 mm (curah hujan menengah): hampir seluruh bagian Jakarta Pusat, separuh Jakarta Timur, 1/2 wilayah Jakarta Barat, dan separuh Jakarta Selatan.

200-300 mm (curah hujan menengah): separuh bagian Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Januari 2024

150-200 mm (curah hujan menengah, kuning): sebagian kecil wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

200-300 mm (curah hujan menengah, kuning muda): seluruh bagian Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat, sebagian besar wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Februari 2024

300-400 mm (curah hujan tinggi): seluruh wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

400-500 mm (curah hujan tinggi): mayoritas wilayah Jakarta Utara, seperempat bagian Jakarta Timur, dan sebagian kecil Jakarta Pusat.

Kronologi hujan di Banten di halaman berikutnya...

LIHAT SELENGKAPNYA