Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1, si Mungil Ngebut yang 'Hot' Buat Game
CNN Indonesia
Kamis, 12 Okt 2023 19:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Hasil pengujian selama beberapa waktu menunjukkan Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 tetap mampu diandalkan meski hadir dengan bodi mungil. (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Jakarta, CNN Indonesia --
Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1, salah satu unit laptop premium terbaru yang dirilis Maret, diklaim punya kecepatan mumpuni meski punya bodi mungil. Simak pengujian yang dilakukan CNNIndonesia.com berikut.
Model yang mendarat di meja redaksi adalah yang bermesin AMD Ryzen Pro 6850U dengan RAM 16GB dan ROM 1TB yang berjalan di sistem operasi Windows 11 Pro.
Saya cukup terkesan ketika pertama kali melihat laptop ini, salah satunya oleh balutan kulit di bodi belakang yang memberi kesan tidak umum, karena umumnya laptop premium saat ini hadir dengan balutan metal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bodi kulit ini juga sekaligus menegaskan kelas premium yang diusung laptop ini.
Thinkpad Z13 Gen 1 hadir dengan konsep compact dan minimalis, salah satu yang sangat terasa adalah pada bagian port.
Lenovo hanya memberikan dua buah port USB4 Type-C dan sebuah port audio 3.5mm pada laptop. Satu port USB4 berfungsi sebagai port charger, sehingga jika laptop ini sedang mengisi daya, maka otomatis pengguna hanya memiliki satu port.
Perusahaan juga tidak memberikan adapter dalam paket penjualannya. Pengguna pun perlu menyiapkan budget tambahan jika memerlukannya. Paket penjualan hanya memberikan charger dan adapter Type-C to RJ45.
Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 hadir untuk mengakomodir kebutuhan bisnis dengan sederet fitur yang diberikan, salah satunya lewat daya tahan baterainya. Selama menguji laptop ini, saya selalu berhasil melewati 8 jam kerja dengan hanya sekali pengisian daya.
Saya menggunakan laptop ini untuk berbagai aktivitas, seperti mengetik, browsing, mendengarkan lagu, menonton video, dan zoom meeting. Dengan kemampuan baterai tersebut, kita tak perlu risau jika ketika bepergian lupa membawa charger laptop ini.
Laptop ini memiliki berat hanya 1,26 kilogram. Membawa laptop ini untuk aktivitas harian dengan mobilitas tinggi tak membuat bahu pegal.
Sayangnya, ukuran compact laptop ini agak 'ternoda' oleh charger yang ukurannya cukup besar. Jika hal semacam ini dirasa mengganggu, Anda dapat mencari charger Type-C 65W yang berukuran compact.
Meski demikian, saya tetap menyarankan penggunaan charger original untuk mengurangi risiko masalah pada baterai. Dengan charger bawaan, laptop ini bisa mengisi daya hingga 80 persen dalam waktu sekitar 1 jam saja.
Perusahaan teknologi asal China, Lenovo merilis dua laptop di Z series yaitu Z13 dan Z16 di Indonesia. Laptop itu dibanderol mulai dari Rp38 jutaan. (Foto: CNN Indonesia/ Chandra Erlangga)
Thinkpad Z13 Gen 1 sudah didukung oleh Dolby Access Voice yang membantu meminimalkan kebisingan ketika meeting.
Teknologi ini membuat saya cukup kagum karena berhasil menghilangkan bising di sekitar saya, mulai dari suara kendaraan yang melintas, suara grinder kopi, hingga suara musik di ruangan. Laptop ini juga berhasil mengurangi bising dari suara orang-orang yang berada di sekitar.
Output gambar yang dihasilkan ketika melakukan meeting juga sangat bagus berkat kamera 1080p yang ada pada laptop ini.
Teknologi Dolby yang disematkan pada laptop ini tak hanya berguna untuk meeting. Fitur ini juga menghasilkan suara yang cukup nyaman di telinga ketika mendengarkan musik dan menonton film.
Suara yang dihasilkan speaker laptop ini sangat lantang. Saya hampir tak pernah mengatur suara di atas 50 persen untuk penggunaan di kamar.
Pengguna juga bisa mengkostumisasi karakter output suara berdasarkan aktivitas yang dilakukan dari aplikasi Dolby Access. Kita juga bisa mengontrol dengan mode custom sesuai preferensi pribadi.
Selain itu, aplikasi Dolby juga memuat kontrol untuk fitur peredam kebisingan.
Pada sisi visual, laptop ini dibekali dengan layar 13,3 inci WUXGA atau beresolusi 1920x1200 dengan kecerahan maksimal 400 nits. Dengan kecerahan tersebut dan fitur anti-reflective, saya bisa menggunakan laptop ini dengan cukup nyaman di ruang terbuka yang terang.
Pro-kontra dan kesimpulan di halaman berikutnya...
Dibekali dengan fitur layar sentuh atau touchscreen, laptop ini tidak mendapat pen dalam paket penjualannya.
Fitur touchscreen laptop ini cukup responsif. Kendati begitu, fitur semacam ini akan terasa lebih maksimal jika berada di laptop fleksibel yang bisa ditekuk hingga 180 derajat atau bahkan dilipat 360 derajat.
Thinkpad Z13 Gen 1 masih dibekali trackpoint yang menjadi ciri khasnya. Trackpoint ini bisa digunakan sebagai mouse dan membuka menu Quick Communication yang memuat pengaturan mikrofon, kamera, hingga voice typing.
Selain trackpoint, keyboard pada laptop ini juga memiliki tombol untuk mematikan kamera dan mikrofon yang akan sangat berguna untuk aktivitas meeting.
Laptop Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 cocok dibawa aktivitas sehari-hari karena bobotnya terbilang ringan (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Sebagai laptop bisnis, Thinkpad Z13 Gen 1 bisa mengakomodasi kebutuhan kerja saya yang cukup berat seperti browsing lebih dari 20 tab di Google Chrome.
Laptop ini tak terlihat kewalahan ketika harus melakukan hal tersebut, bahkan ketika dibarengi dengan memutar musik dan memutar video.
Meski bukan peruntukannya, saya juga sempat mencoba laptop ini untuk bermain game GTA V. Hasilnya, laptop ini dapat menjalankan game tersebut dengan cukup baik dengan rata-rata frame rate 60 fps.
Namun, laptop ini mengalami peningkatan suhu yang sangat signifikan hingga terasa di bagian keyboard. Hal tersebut dapat dimaklumi karena laptop ini kemungkinan tidak memiliki sistem pendingin yang memadai untuk aktivitas berat seperti bermain game.
Meski teruji ngebut untuk melakukan beragam aktivitas, ada hal yang terasa janggal, yakni waktu booting laptop yangb terbilang cukup lama.
Saya membandingkan Thinkpad Z13 Gen 1 ini dengan laptop harian saya yang dibekali prosesor AMD Ryzen 5 3500U. Hasilnya, Thinkpad memerlukan waktu booting 35 detik, sedangkan laptop saya hanya membutuhkan waktu 12 detik.
Laptop bisnis ini hadir dengan dua sistem operasi, yakni Windows 11 Home dan Windows 11 Pro. Opsi yang hadir dengan Windows 11 Pro memiliki sejumlah keuntungan, di antaranya memudahkan tim IT perusahaan untuk melakukan konfigurasi pada perangkat secara remote.
Kesimpulannya, laptop ini bisa dijadikan pilihan untuk menemani Anda bekerja melalui berbagai fitur yang dimilikinya, mulai dari prosesor kencang yang mengakomodir multitasking, ukuran yang compact, baterai awet, hingga fitur anti-kebisingan yang membantu saat menelepon atau meeting.
Pros:
- Ngebut untuk multitasking - Desain compact, ringan, dan premium - Baterai tahan lama
Cons:
- Charger agak berat - Aksesoris hanya Type-C to Ethernet (tidak ada pen dan adapter port USB) - Waktu booting agak lama
Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1, salah satu unit laptop premium terbaru yang dirilis Maret, diklaim punya kecepatan mumpuni meski punya bodi mungil. Simak pengujian yang dilakukan CNNIndonesia.com berikut.
Model yang mendarat di meja redaksi adalah yang bermesin AMD Ryzen Pro 6850U dengan RAM 16GB dan ROM 1TB yang berjalan di sistem operasi Windows 11 Pro.
Saya cukup terkesan ketika pertama kali melihat laptop ini, salah satunya oleh balutan kulit di bodi belakang yang memberi kesan tidak umum, karena umumnya laptop premium saat ini hadir dengan balutan metal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bodi kulit ini juga sekaligus menegaskan kelas premium yang diusung laptop ini.
Thinkpad Z13 Gen 1 hadir dengan konsep compact dan minimalis, salah satu yang sangat terasa adalah pada bagian port.
Lenovo hanya memberikan dua buah port USB4 Type-C dan sebuah port audio 3.5mm pada laptop. Satu port USB4 berfungsi sebagai port charger, sehingga jika laptop ini sedang mengisi daya, maka otomatis pengguna hanya memiliki satu port.
Perusahaan juga tidak memberikan adapter dalam paket penjualannya. Pengguna pun perlu menyiapkan budget tambahan jika memerlukannya. Paket penjualan hanya memberikan charger dan adapter Type-C to RJ45.
Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 hadir untuk mengakomodir kebutuhan bisnis dengan sederet fitur yang diberikan, salah satunya lewat daya tahan baterainya. Selama menguji laptop ini, saya selalu berhasil melewati 8 jam kerja dengan hanya sekali pengisian daya.
Saya menggunakan laptop ini untuk berbagai aktivitas, seperti mengetik, browsing, mendengarkan lagu, menonton video, dan zoom meeting. Dengan kemampuan baterai tersebut, kita tak perlu risau jika ketika bepergian lupa membawa charger laptop ini.
Laptop ini memiliki berat hanya 1,26 kilogram. Membawa laptop ini untuk aktivitas harian dengan mobilitas tinggi tak membuat bahu pegal.
Sayangnya, ukuran compact laptop ini agak 'ternoda' oleh charger yang ukurannya cukup besar. Jika hal semacam ini dirasa mengganggu, Anda dapat mencari charger Type-C 65W yang berukuran compact.
Meski demikian, saya tetap menyarankan penggunaan charger original untuk mengurangi risiko masalah pada baterai. Dengan charger bawaan, laptop ini bisa mengisi daya hingga 80 persen dalam waktu sekitar 1 jam saja.
Perusahaan teknologi asal China, Lenovo merilis dua laptop di Z series yaitu Z13 dan Z16 di Indonesia. Laptop itu dibanderol mulai dari Rp38 jutaan. (Foto: CNN Indonesia/ Chandra Erlangga)
Thinkpad Z13 Gen 1 sudah didukung oleh Dolby Access Voice yang membantu meminimalkan kebisingan ketika meeting.
Teknologi ini membuat saya cukup kagum karena berhasil menghilangkan bising di sekitar saya, mulai dari suara kendaraan yang melintas, suara grinder kopi, hingga suara musik di ruangan. Laptop ini juga berhasil mengurangi bising dari suara orang-orang yang berada di sekitar.
Output gambar yang dihasilkan ketika melakukan meeting juga sangat bagus berkat kamera 1080p yang ada pada laptop ini.
Teknologi Dolby yang disematkan pada laptop ini tak hanya berguna untuk meeting. Fitur ini juga menghasilkan suara yang cukup nyaman di telinga ketika mendengarkan musik dan menonton film.
Suara yang dihasilkan speaker laptop ini sangat lantang. Saya hampir tak pernah mengatur suara di atas 50 persen untuk penggunaan di kamar.
Pengguna juga bisa mengkostumisasi karakter output suara berdasarkan aktivitas yang dilakukan dari aplikasi Dolby Access. Kita juga bisa mengontrol dengan mode custom sesuai preferensi pribadi.
Selain itu, aplikasi Dolby juga memuat kontrol untuk fitur peredam kebisingan.
Pada sisi visual, laptop ini dibekali dengan layar 13,3 inci WUXGA atau beresolusi 1920x1200 dengan kecerahan maksimal 400 nits. Dengan kecerahan tersebut dan fitur anti-reflective, saya bisa menggunakan laptop ini dengan cukup nyaman di ruang terbuka yang terang.
Pro-kontra dan kesimpulan di halaman berikutnya...
Kesimpulan Hingga Pro-Kontra Lenovo Z13 Gen 1
Hasil pengujian selama beberapa waktu menunjukkan Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 tetap mampu diandalkan meski hadir dengan bodi mungil. (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Dibekali dengan fitur layar sentuh atau touchscreen, laptop ini tidak mendapat pen dalam paket penjualannya.
Fitur touchscreen laptop ini cukup responsif. Kendati begitu, fitur semacam ini akan terasa lebih maksimal jika berada di laptop fleksibel yang bisa ditekuk hingga 180 derajat atau bahkan dilipat 360 derajat.
Thinkpad Z13 Gen 1 masih dibekali trackpoint yang menjadi ciri khasnya. Trackpoint ini bisa digunakan sebagai mouse dan membuka menu Quick Communication yang memuat pengaturan mikrofon, kamera, hingga voice typing.
Selain trackpoint, keyboard pada laptop ini juga memiliki tombol untuk mematikan kamera dan mikrofon yang akan sangat berguna untuk aktivitas meeting.
Laptop Lenovo Thinkpad Z13 Gen 1 cocok dibawa aktivitas sehari-hari karena bobotnya terbilang ringan (Foto: CNN Indonesia/Loamy Noprizal)
Sebagai laptop bisnis, Thinkpad Z13 Gen 1 bisa mengakomodasi kebutuhan kerja saya yang cukup berat seperti browsing lebih dari 20 tab di Google Chrome.
Laptop ini tak terlihat kewalahan ketika harus melakukan hal tersebut, bahkan ketika dibarengi dengan memutar musik dan memutar video.
Meski bukan peruntukannya, saya juga sempat mencoba laptop ini untuk bermain game GTA V. Hasilnya, laptop ini dapat menjalankan game tersebut dengan cukup baik dengan rata-rata frame rate 60 fps.
Namun, laptop ini mengalami peningkatan suhu yang sangat signifikan hingga terasa di bagian keyboard. Hal tersebut dapat dimaklumi karena laptop ini kemungkinan tidak memiliki sistem pendingin yang memadai untuk aktivitas berat seperti bermain game.
Meski teruji ngebut untuk melakukan beragam aktivitas, ada hal yang terasa janggal, yakni waktu booting laptop yangb terbilang cukup lama.
Saya membandingkan Thinkpad Z13 Gen 1 ini dengan laptop harian saya yang dibekali prosesor AMD Ryzen 5 3500U. Hasilnya, Thinkpad memerlukan waktu booting 35 detik, sedangkan laptop saya hanya membutuhkan waktu 12 detik.
Laptop bisnis ini hadir dengan dua sistem operasi, yakni Windows 11 Home dan Windows 11 Pro. Opsi yang hadir dengan Windows 11 Pro memiliki sejumlah keuntungan, di antaranya memudahkan tim IT perusahaan untuk melakukan konfigurasi pada perangkat secara remote.
Kesimpulannya, laptop ini bisa dijadikan pilihan untuk menemani Anda bekerja melalui berbagai fitur yang dimilikinya, mulai dari prosesor kencang yang mengakomodir multitasking, ukuran yang compact, baterai awet, hingga fitur anti-kebisingan yang membantu saat menelepon atau meeting.
Pros:
- Ngebut untuk multitasking - Desain compact, ringan, dan premium - Baterai tahan lama
Cons:
- Charger agak berat - Aksesoris hanya Type-C to Ethernet (tidak ada pen dan adapter port USB) - Waktu booting agak lama