icon-close
FOTO: Sungai Batanghari Merindukan Hujan Foto udara Sungai Batanghari yang mengalami penyusutan debit air di Penyengat Rendah, Jambi, Kamis (8/8). Sungai terpanjang di Sumatra itu menyusut sejak dua bulan terakhir dan mengakibatkan sejumlah titik tepian di beberapa daerah mengering hingga setara luas 30 lapangan sepak bola. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
FOTO: Sungai Batanghari Merindukan Hujan Menurut data Pos Duga Air Otomatis atau AWLR Tanggo Rajo Kota Jambi, per 2 Agustus, mengutip RRI, ketinggian muka air Sungai Batanghari di kawasan tersebut mencapai 8,47 meter, atau di bawah rata-rata ketinggian normal, 9 meter. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
FOTO: Sungai Batanghari Merindukan Hujan Petugas mengungkap penurunan ketinggian muka air ini terjadi sejak pertengahan Juni, dan saat ini kondisinya semakin menurun seiring musim kemarau. Meski begitu, ketinggian muka air sungai Batanghari saat ini masih terbilang normal bila dibandingkan dengan kondisi pada musim kemarau tahun-tahun sebelumnya. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
FOTO: Sungai Batanghari Merindukan Hujan Melansir data BMKG, seluruh zona musim di Jambi diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih pendek dibanding normalnya. Sekitar awal atau pertengahan Oktober, sebagian wilayah provinsi ini kemungkinan mulai diguyur hujan. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
FOTO: Sungai Batanghari Merindukan Hujan Di luar masalah kemarau, Sungai Batanghari menghadapi masalah lingkungan lewat kerusakan Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS), Jambi. Melansir Antara, ada jejak-jejak pembalakan liar yang tampak di permukaan Sungai Batanghari yang memicu longsornya pinggiran karena ketiadaan vegetasi penahan erosi. (ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
icon-chevron-left
icon-chevron-right