Infinix Hot 60 Pro Plus: Hp Serba Bisa yang Ramah di Kantong
CNN Indonesia
Rabu, 05 Nov 2025 18:30 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Infinix Hot 60 Pro Plus hadir dengan desain tipis, layar AMOLED, dan performa cukup mengesankan. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Jakarta, CNN Indonesia --
Infinix kembali meramaikan pasar Hp kelas menengah lewat Hot 60 Pro Plus, perangkat yang mengandalkan desain tipis, layar Amoled, serta harga yang masih ramah di kantong. Namun, bagaimana performa dan pengalaman penggunaan selama dua minggu lebih?
Ponsel ini hadir dengan tebal hanya 5,95 mm, menjadikannya salah satu smartphone paling ramping di kelasnya. Bahkan, Hp ini memiliki penghargaan dari Guinness World Record sebagai 'World's Thinnest 3D Curved Display Smartphone'.
Di Indonesia, Infinix Hot 60 Pro plus hadir dalam dua pilihan, yakni 8/128 GB yang dibanderol Rp2.599.000 dan 8/256 GB dengan harga Rp2.799.000.
Hp ini hadir dengan pilihan warna Coral Tides, Misty Violet, Moco Cyber Green, Sonic Yellow, Titanium Silver, dan Sleek Black. Lantas, bagaimana pengalaman menggunakan Infinix Hot 60 Pro Plus?
CNNIndonesia.com berkesempatan menjajal kemampuan ponsel ini. Unit yang diuji adalah varian 8/128GB dengan warna Titanium Silver.
Masa pengujian kurang lebih dua minggu. Berikut ulasannya.
Hp ini hadir dengan desain finish matte yang membuat bagian belakang ponsel terasa jadi lebih licin. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Desain
Seperti yang disampaikan di atas, Hp ini hadir dengan embel-embel Hp lengkung tertipis. Infinix berhasil menjejalkan baterai besar dalam bodi yang ketebalannya hanya 5,95 mm dan berat 155 gram.
Hp ini hadir dengan desain finish matte yang membuat bagian belakang ponsel terasa jadi lebih licin. Ada baiknya langsung menggunakan case bawaan, yang termasuk dalam paket dalam kotak, sebagai proteksi awal.
Warna Titanium Silver membuat Hp ini terlihat simpel, tapi memberikan kesan yang premium. Rasa premiumnya semakin terasa berkat penggunaan bingkai aerospace alloy dan layar 3D-Curved AMOLED.
Saat digenggam, Hp ini terasa nyaman dan sleek. Desainnya yang tipis dan ringan ini juga membuat tangan tidak pegal saat Hp dipakai bermain game dalam waktu yang lama.
Kesan premium juga hadir di bagian kamera belakang yang akan memunculkan lampu berkedip jika mendapat notifikasi ketika saat layar Hp dalam keadaan terbalik. Fitur ini cukup berguna untuk membantu pengguna agar tidak telat membaca notifikasi.
Infinix Hot 60 Pro Plus hadir dengan layar berukuran 6,78 inci dan menggunakan panel AMOLED dengan resolusi tinggi 1,5K.
Pengalaman visualnya cukup mengesankan berkat refresh rate mulus hingga 144Hz dan kecerahan puncak mencapai 4.500 nits.
Saat dipakai scrolling media sosial masih sedikit kurang nyaman, karena beberapa kali mengalami tersendat. Namun, hal itu bisa dimaafkan, karena saat dipakai main game atau menonton di bawah terik Matahari, semuanya masih terlihat tajam dan cerah.
Layar ponsel ini juga sudah dilengkapi Corning Gorilla Glass 7i, serta sertifikasi SGS Low Blue Light Hardware Certification, yang membuat mata menjadi tidak mudah lelah saat berlama-lama menonton atau main game dengan ponsel ini.
Pengalaman visualnya cukup mengesankan berkat refresh rate mulus hingga 144Hz dan kecerahan puncak mencapai 4.500 nits. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Layar Hp ini juga mendukung fitur Always on Display, meski belum bisa menyala terus menerus. Tapi hal ini masih wajar, mengingat kelas dan harganya yang tergolong ramah di kantong.
Tidak hanya itu, layarnya juga dilengkapi dengan In-Display Fingerprint Scanner, yang membuat pengguna lebih mudah untuk buka tutup ponsel.
Infinix memutuskan untuk fokus pada kualitas sensor utama ketimbang kuantitas lensa yang tidak perlu. Hot 60 Pro+ hanya mengandalkan satu kamera belakang 50MP dengan sensor SONY IMX882 (f/1.79).
Ponsel ini dilengkapi Dual Stereo Speakers yang telah di-tuning oleh JBL. Kualitas suaranya lantang, detail, dan terasa lebih "nendang" dibandingkan speaker mono pada umumnya, namun begitu, suara yang dikeluarkan masih terdengar 'cempreng'.
Kamera
Infinix memutuskan fokus pada kualitas sensor utama ketimbang kuantitas lensa. Hot 60 Pro plus dibekali kamera utama 50MP yang dilengkapi sensor SONY IMX882 (f/1.79).
Namun begitu, Infinix tidak menyematkan lensa wide, yang membuat pilihan untuk berfoto jadi kurang.
Untuk hasil foto, terlebih di luar ruangan, bisa dibilang jernih dan warnanya alami, bahkan cenderung tidak ada noise. Anda bisa melihat hasilnya di bawah ini.
Jepretan kamera Infinix Hot 60 Pro Plus di luar ruangan menghasilkan gambar dengan warna natural dan cukup terang. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Jepretan kamera Infinix Hot 60 Pro Plus di luar ruangan menghasilkan gambar dengan warna natural dan cukup terang. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Sementara itu, hasil foto di dalam ruangan yang minim cahaya, kamera Hp ini juga masih bisa menghasilkan foto yang ciamik. Hasilnya bisa dilihat di bawah ini.
Hasil foto menggunakan Infinix Hot 60 Pro Plus di dalam ruangan yang minim cahaya (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Dalam kondisi cahaya ideal, detailnya tajam, dan warna yang dihasilkan cenderung natural. Fitur AI RAW Engine membantu meningkatkan kualitas pemrosesan gambar, terutama di mode malam (Super Night).
Untuk kamera depan, 13MP sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan selfie dan vlogging, dengan kemampuan rekam video hingga 2K 30FPS.
Performa dan baterai
Di balik bodi tipisnya, Infinix Hot 60 Pro+ ditenagai chipset MediaTek Helio G200 yang dibuat dengan proses 6nm. Ditemani konfigurasi RAM 8GB (dengan tambahan Extended RAM 8GB) dan penyimpanan 128GB, performanya cukup menjanjikan.
Dalam penggunaan harian dan multitasking, ponsel ini terasa gesit.
Untuk urusan gaming, Helio G200 mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact dengan pengaturan grafis yang layak, sementara game populer lain seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile berjalan sangat mulus berkat dukungan refresh rate 144Hz.
Namun perlu dicatat, meskipun ini adalah salah satu chipset terbaik di kelasnya, pengguna mungkin akan merasakan sedikit throttling atau penurunan kinerja saat sesi bermain berlangsung sangat lama.
Game populer lain seperti Mobile Legends bisa berjalan sangat mulus di Infinix Hot 60 Pro Plus berkat dukungan refresh rate 144Hz. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Jika ingin menggunakan grafik tinggi, akan ada sedikit lag, namun tidak terlalu mengganggu. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk menggunakan grafik sedang, karena visual masih bagus dan tidak lagi sama sekali, bahkan terasa mulus.
Hp ini juga terasa cukup panas jika digeber main lama. Hal ini terasa ketika saya bermain Mobile Legends selama kurang lebih dari 2 jam.
Dari segi baterai, Hp ini dibekali baterai 5.160 mAh, yang Hot 60 Pro+ mampu menemani aktivitas seharian. Saat dipakai bermain sekitar 2 jam, baterai hanya berkurang 25 persen dari 100 persen menjadi 75 persen.
Selain itu, fitur fast charging 45 W memungkinkan pengisian hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit. Cukup impresif mengingat bodinya yang tipis.
Kelebihan
+ Desain tipis dan elegan
+ Layar AMOLED melengkung dengan refresh rate tinggi
+ Kamera utama memakai sensor Sony
Kekurangan
- Belum mendukung jaringan 5G
- Performa gaming berat masih terbatas
- Suara speaker masih 'cempreng'
Kesimpulan
Dengan banderol Rp2 jutaan, Infinix Hot 60 Pro+ menawarkan paket lengkap untuk pengguna yang mencari ponsel tipis dengan layar AMOLED, baterai besar, serta kamera berfitur AI. Kekurangan seperti absennya 5G atau performa gaming yang belum maksimal mungkin bisa dimaklumi, mengingat harga yang relatif terjangkau.
Jakarta, CNN Indonesia --
Infinix kembali meramaikan pasar Hp kelas menengah lewat Hot 60 Pro Plus, perangkat yang mengandalkan desain tipis, layar Amoled, serta harga yang masih ramah di kantong. Namun, bagaimana performa dan pengalaman penggunaan selama dua minggu lebih?
Ponsel ini hadir dengan tebal hanya 5,95 mm, menjadikannya salah satu smartphone paling ramping di kelasnya. Bahkan, Hp ini memiliki penghargaan dari Guinness World Record sebagai 'World's Thinnest 3D Curved Display Smartphone'.
Di Indonesia, Infinix Hot 60 Pro plus hadir dalam dua pilihan, yakni 8/128 GB yang dibanderol Rp2.599.000 dan 8/256 GB dengan harga Rp2.799.000.
Hp ini hadir dengan pilihan warna Coral Tides, Misty Violet, Moco Cyber Green, Sonic Yellow, Titanium Silver, dan Sleek Black. Lantas, bagaimana pengalaman menggunakan Infinix Hot 60 Pro Plus?
CNNIndonesia.com berkesempatan menjajal kemampuan ponsel ini. Unit yang diuji adalah varian 8/128GB dengan warna Titanium Silver.
Masa pengujian kurang lebih dua minggu. Berikut ulasannya.
Hp ini hadir dengan desain finish matte yang membuat bagian belakang ponsel terasa jadi lebih licin. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Desain
Seperti yang disampaikan di atas, Hp ini hadir dengan embel-embel Hp lengkung tertipis. Infinix berhasil menjejalkan baterai besar dalam bodi yang ketebalannya hanya 5,95 mm dan berat 155 gram.
Hp ini hadir dengan desain finish matte yang membuat bagian belakang ponsel terasa jadi lebih licin. Ada baiknya langsung menggunakan case bawaan, yang termasuk dalam paket dalam kotak, sebagai proteksi awal.
Warna Titanium Silver membuat Hp ini terlihat simpel, tapi memberikan kesan yang premium. Rasa premiumnya semakin terasa berkat penggunaan bingkai aerospace alloy dan layar 3D-Curved AMOLED.
Saat digenggam, Hp ini terasa nyaman dan sleek. Desainnya yang tipis dan ringan ini juga membuat tangan tidak pegal saat Hp dipakai bermain game dalam waktu yang lama.
Kesan premium juga hadir di bagian kamera belakang yang akan memunculkan lampu berkedip jika mendapat notifikasi ketika saat layar Hp dalam keadaan terbalik. Fitur ini cukup berguna untuk membantu pengguna agar tidak telat membaca notifikasi.
Infinix Hot 60 Pro Plus hadir dengan layar berukuran 6,78 inci dan menggunakan panel AMOLED dengan resolusi tinggi 1,5K.
Pengalaman visualnya cukup mengesankan berkat refresh rate mulus hingga 144Hz dan kecerahan puncak mencapai 4.500 nits.
Saat dipakai scrolling media sosial masih sedikit kurang nyaman, karena beberapa kali mengalami tersendat. Namun, hal itu bisa dimaafkan, karena saat dipakai main game atau menonton di bawah terik Matahari, semuanya masih terlihat tajam dan cerah.
Layar ponsel ini juga sudah dilengkapi Corning Gorilla Glass 7i, serta sertifikasi SGS Low Blue Light Hardware Certification, yang membuat mata menjadi tidak mudah lelah saat berlama-lama menonton atau main game dengan ponsel ini.
Pengalaman visualnya cukup mengesankan berkat refresh rate mulus hingga 144Hz dan kecerahan puncak mencapai 4.500 nits. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Layar Hp ini juga mendukung fitur Always on Display, meski belum bisa menyala terus menerus. Tapi hal ini masih wajar, mengingat kelas dan harganya yang tergolong ramah di kantong.
Tidak hanya itu, layarnya juga dilengkapi dengan In-Display Fingerprint Scanner, yang membuat pengguna lebih mudah untuk buka tutup ponsel.
Infinix memutuskan untuk fokus pada kualitas sensor utama ketimbang kuantitas lensa yang tidak perlu. Hot 60 Pro+ hanya mengandalkan satu kamera belakang 50MP dengan sensor SONY IMX882 (f/1.79).
Ponsel ini dilengkapi Dual Stereo Speakers yang telah di-tuning oleh JBL. Kualitas suaranya lantang, detail, dan terasa lebih "nendang" dibandingkan speaker mono pada umumnya, namun begitu, suara yang dikeluarkan masih terdengar 'cempreng'.
Kamera Hingga Performa dan Kesimpulan
Di Indonesia, Infinix Hot 60 Pro plus hadir dalam dua pilihan, yakni 8/128 GB yang dibanderol Rp2.599.000 dan 8/256 GB dengan harga Rp2.799.000. (Foto: Dok. Istimewa)
Kamera
Infinix memutuskan fokus pada kualitas sensor utama ketimbang kuantitas lensa. Hot 60 Pro plus dibekali kamera utama 50MP yang dilengkapi sensor SONY IMX882 (f/1.79).
Namun begitu, Infinix tidak menyematkan lensa wide, yang membuat pilihan untuk berfoto jadi kurang.
Untuk hasil foto, terlebih di luar ruangan, bisa dibilang jernih dan warnanya alami, bahkan cenderung tidak ada noise. Anda bisa melihat hasilnya di bawah ini.
Jepretan kamera Infinix Hot 60 Pro Plus di luar ruangan menghasilkan gambar dengan warna natural dan cukup terang. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Jepretan kamera Infinix Hot 60 Pro Plus di luar ruangan menghasilkan gambar dengan warna natural dan cukup terang. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Sementara itu, hasil foto di dalam ruangan yang minim cahaya, kamera Hp ini juga masih bisa menghasilkan foto yang ciamik. Hasilnya bisa dilihat di bawah ini.
Hasil foto menggunakan Infinix Hot 60 Pro Plus di dalam ruangan yang minim cahaya (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Dalam kondisi cahaya ideal, detailnya tajam, dan warna yang dihasilkan cenderung natural. Fitur AI RAW Engine membantu meningkatkan kualitas pemrosesan gambar, terutama di mode malam (Super Night).
Untuk kamera depan, 13MP sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan selfie dan vlogging, dengan kemampuan rekam video hingga 2K 30FPS.
Performa dan baterai
Di balik bodi tipisnya, Infinix Hot 60 Pro+ ditenagai chipset MediaTek Helio G200 yang dibuat dengan proses 6nm. Ditemani konfigurasi RAM 8GB (dengan tambahan Extended RAM 8GB) dan penyimpanan 128GB, performanya cukup menjanjikan.
Dalam penggunaan harian dan multitasking, ponsel ini terasa gesit.
Untuk urusan gaming, Helio G200 mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact dengan pengaturan grafis yang layak, sementara game populer lain seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile berjalan sangat mulus berkat dukungan refresh rate 144Hz.
Namun perlu dicatat, meskipun ini adalah salah satu chipset terbaik di kelasnya, pengguna mungkin akan merasakan sedikit throttling atau penurunan kinerja saat sesi bermain berlangsung sangat lama.
Game populer lain seperti Mobile Legends bisa berjalan sangat mulus di Infinix Hot 60 Pro Plus berkat dukungan refresh rate 144Hz. (Foto: CNN Indonesia/Damar Iradat)
Jika ingin menggunakan grafik tinggi, akan ada sedikit lag, namun tidak terlalu mengganggu. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk menggunakan grafik sedang, karena visual masih bagus dan tidak lagi sama sekali, bahkan terasa mulus.
Hp ini juga terasa cukup panas jika digeber main lama. Hal ini terasa ketika saya bermain Mobile Legends selama kurang lebih dari 2 jam.
Dari segi baterai, Hp ini dibekali baterai 5.160 mAh, yang Hot 60 Pro+ mampu menemani aktivitas seharian. Saat dipakai bermain sekitar 2 jam, baterai hanya berkurang 25 persen dari 100 persen menjadi 75 persen.
Selain itu, fitur fast charging 45 W memungkinkan pengisian hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit. Cukup impresif mengingat bodinya yang tipis.
Kelebihan
+ Desain tipis dan elegan
+ Layar AMOLED melengkung dengan refresh rate tinggi
+ Kamera utama memakai sensor Sony
Kekurangan
- Belum mendukung jaringan 5G
- Performa gaming berat masih terbatas
- Suara speaker masih 'cempreng'
Kesimpulan
Dengan banderol Rp2 jutaan, Infinix Hot 60 Pro+ menawarkan paket lengkap untuk pengguna yang mencari ponsel tipis dengan layar AMOLED, baterai besar, serta kamera berfitur AI. Kekurangan seperti absennya 5G atau performa gaming yang belum maksimal mungkin bisa dimaklumi, mengingat harga yang relatif terjangkau.