Asus Blak-blakan Harga Laptop Naik Tahun Ini, Ungkap Penyebabnya

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 16:00 WIB
Asus Indonesia mengungkap dampak krisis pasokan RAM dan storage, menyebabkan kenaikan harga laptop di semua segmen. Penyesuaian harga mulai 5 Januari 2026.
Asus Indonesia mengungkap dampak krisis pasokan RAM dan storage, menyebabkan kenaikan harga laptop di semua segmen. Penyesuaian harga mulai 5 Januari 2026. (Foto: dok. Eka Santhika)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asus Indonesia mengungkap dampak krisis global pasokan RAM dan storage, salah satunya adalah kenaikan harga laptop di semua segmen pasar.

"Kenaikan harga merupakan dampak signifikan akibat kekurangan pasokan chip tersebut. Dan Langkah ini mau tidak mau harus kita ambil," ujar Head of Public Relation Asus Indonesia Muhammad Firman kepada CNNIndonesia.com, Senin (22/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikan akan terjadi di seluruh segmen. Namun untuk detailnya, kita masih menggodok segmen mana saja yang akan terdampak lebih besar," tambahnya.

Firman mengatakan krisis pasokan yang memicu kenaikan harga jual perangkat-perangkat yang menggunakan microchip tidak bisa dihindari.

Meski demikian, ia mengatakan Asus dan seluruh pabrikan akan mencari jalan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya.

Firman mengatakan pihaknya telah memperkirakan produk yang akan dibawa ke pasar Indonesia, baik dari segi model, spesifikasi, hingga kuantitas.

"Akan tetapi, dengan kondisi saat ini, kita akan terus mengoptimalkan pasokan produk kita, yang salah satu dampaknya akan menjaga stabilisasi harga," tuturnya.

Ketika ditanya apakah Asus akan melakukan penyesuaian spesifikasi demi menekan harga, Firman terbuka untuk kemungkinan tersebut.

Penyesuaian ini, katanya, akan membuat pelanggan membeli laptop Asus di 2026 tetapi mendapatkan jumlah RAM dan storage berkapasitas lebih kecil dibandingkan dengan produk yang sama jika dibeli di akhir tahun 2025.

Secara global, Asus telah mengumumkan kenaikan harga dalam sebuah dokumen internal. Dalam dokumen tersebut, kenaikan harga akan dimulai pada Senin, 5 Januari.

"Setelah melakukan tinjauan mendalam terhadap kondisi pasar, stabilitas pasokan, dan komitmen kami terhadap kualitas produk, serta terus berinvestasi dalam riset dan pengembangan teknis, Asus berencana untuk menerapkan penyesuaian harga strategis untuk beberapa kombinasi produk mulai 5 Januari 2026. Penyesuaian ini merupakan keputusan yang diperlukan setelah menyerap dan merespons tekanan biaya selama periode yang cukup lama," tulis dokumen tersebut, dikutip dari Windows Central.

"Tujuan utama adalah untuk memastikan pasokan yang stabil, mempertahankan kualitas dan tingkat layanan, serta terus mendukung perencanaan jangka panjang Anda untuk investasi IT yang strategis," tambahnya.

Asus belum mengonfirmasi produk mana yang akan terdampak, tetapi perusahaan telah menegaskan bahwa ini bukanlah kenaikan harga secara menyeluruh. Perusahaan menyatakan bahwa mereka akan menerapkan penyesuaian harga yang ditargetkan dan strategis pada kombinasi produk tertentu.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]