Samsung Galaxy S26 Selangkah Lagi Masuk RI, TKDN Sudah di Tangan
Samsung Galaxy S26 Series selangkah lagi masuk Tanah Air. Hal ini tampak dari sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang sudah didapatkan lini flagship ini.
Menurut pantauan CNNIndonesia.com, Samsung Indonesia telah mendaftarkan tiga model ponsel terbaru yang memiliki kode SM-S942B, SM-S947B, dan SM-S948B yang diyakini merupakan Galaxy S26, S26 Plus, dan S26 Ultra.
Masing-masing produk tersebut mendapatkan nilai TKDN 37,50 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, sampai dengan saat ini belum ada penjelasan resmi atau pengumuman dari Samsung kapan ponsel ini dirilis dan masuk Indonesia.
Bocoran spek
Samsung Galaxy S26 Series sendiri dikabarkan akan rilis pada Februari, lebih lambat dari beberapa model sebelumnya.
Rumor tentang tanggal perilisan seri flagship Samsung ini beberapa kali beredar, dan beberapa di antaranya menyebut akhir Februari serta akhir Januari sebagai tanggal perilisan.
Ponsel flagship Samsung ini dikabarkan akan membawa chipset Exynos 2600. Chipset ini disebut menggunakan teknologi produksi gate-all-around (GAA) 2-nanometer pertama di industri.
"Exynos 2600 menawarkan pengalaman AI dan gaming yang ditingkatkan dengan mengintegrasikan CPU, NPU, dan GPU yang kuat ke dalam satu chip kompak," kata Samsung, dikutip dari Yonhap.
Galaxy S26 Ultra dikabarkan membawa tiga kamera belakang, dengan kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 50 MP, serta kamera telefoto 50 MP dengan 5x optical zoom. Di bagian depan, Samsung memberikan kamera 12 MP dengan FOV lebih lebar.
Meski masih menggunakan lensa 200 MP, tetapi sensor yang digunakan akan lebih besar, yakni sensor Sony berukuran 1/1.1 inci. Sebagai perbandingan, sensor pada S25 Ultra berukuran 1/1.3 inci.
Rumor lain mengklaim bahwa fitur aperture variabel mungkin akan kembali ke seri flagship Galaxy. Terakhir kali kita melihat fitur ini adalah pada 2018 dengan ponsel Galaxy S9.
Secara dasar, ponsel tersebut dilengkapi dengan aperture mekanis yang dapat beralih antara dua pengaturan, F1.5 untuk membiarkan lebih banyak cahaya masuk dan menghasilkan efek bokeh yang lebih alami, serta F2.4 saat memotret lanskap dan cahaya melimpah, untuk mendapatkan fokus dan eksposur yang lebih seimbang. Beberapa bocoran bahkan menyebut aperture yang lebih lebar, yaitu F1.4.
Varian Ultra dikabarkan hadir dengan tiga opsi memori, yakni 256GB, 512GB, serta 1 TB.
Secara desain, modul kamera belakang kemungkinan akan menonjol seperti pada Galaxy S25 Edge.
Selain itu, pelindung layar yang diklaim dibuat untuk Galaxy S26 Ultra yang akan datang juga kemungkinan muncul. Desainnya menunjukkan bahwa flagship Samsung berikutnya mungkin memiliki sudut yang lebih lembut atau jauh lebih bulat daripada sebelumnya, menghilangkan tampilan yang tajam dan mirip notebook dari seri Ultra.
Rumor terbaru juga menyebut Galaxy S26 Ultra mungkin akan sedikit lebih tipis. Data terbaru menunjukkan bahwa ketebalannya akan berkurang 0,4 mm dibandingkan dengan S25 Ultra.
Dikutip dari Phone Arena, Samsung juga dikabarkan memproduksi Galaxy S26 Ultra dalam warna oranye.
Layar Galaxy S26 Ultra masih akan berukuran 6,9 inci, tetapi dikabarkan memiliki peak brightness lebih tinggi, yakni 3.000 nits. Layar OLED CoE baru dengan lapisan filter warna terintegrasi di dalam panel OLED pemancar cahaya disebut akan menghasilkan gambar yang lebih jelas, tajam, dan hidup.
Di sisi baterai, Galaxy S26 Ultra dikabarkan masih tetap membawa baterai 5.000 mAh. Namun, ada beberapa rumor yang menyebut adanya peningkatan menjadi 5.200 mAh.
Pada sisi pengisian daya, ada rumor yang menyebut Samsung akan memberi peningkatan dari fast charging 45W menjadi 60W. Perangkat ini juga bakal dibekali dengan kompatibilitas Qi2.2.
(lom/dmi)[Gambas:Video CNN]
