Bibit Siklon 91W Aktif Dekat RI, Waspada Hujan Lebat di Wilayah Ini

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 13:55 WIB
Ilustrasi. BMKG menginformasikan Bibit Siklon Tropis 91W aktif dekat RI, berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Indonesia. (Foto: public.wmo.int)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap saat ini Bibit Siklon Tropis 91W terpantau aktif di dekat wilayah RI. Bibit siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa hujan lebat di sejumlah wilayah.

BMKG menjelaskan berdasarkan hasil monitoring Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta, per Selasa (13/1) pukul 07.00 WIB, pusat sirkulasi bibit siklon berada di sekitar 4,0 derajat LU 135,2 derajat BT di Samudra Pasifik Utara Papua. BMKG mencatat kecepatan angin maksimum bibit siklon ini mencapai 15 knot atau 28 km/jam dengan tekanan udara minimum 1006 hPa.

"Bibit Siklon Tropis 91W memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak ke arah Barat Laut menjauhi wilayah Indonesia dalam periode 24 jam ke depan," demikian keterangan BMKG dalam akun Instagram resminya, Selasa (13/1).

BMKG mengungkap bibit siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah.

Wilayah yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang imbas bibit siklon ini yakni; Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua.

Sedangkan, gelombang laut dengan ketinggian 1.25 - 2.5 meter (Moderate Sea) berpotensi terjadi di Laut Maluku, Perairan Raja Ampat bagian Utara, Perairan Biak, Perairan Serul, Teluk Cendrawasih, Samudra Pasifik Utara Papua Barat hingga Papua.

Kemudian, gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter (Rough Sea) berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.

"Masyarakat, khususnya di wilayah Maluku Utara dan Papua, diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kondisi perairan berbahaya," kata BMKG.

(dmi/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK