Bibit Siklon Tropis Muncul Lagi, Daerah Ini Siap-siap Hujan Lebat

CNN Indonesia
Rabu, 21 Jan 2026 06:50 WIB
Ilustrasi. Bibit Siklon Tropis 97S terpantau aktif dan berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di Nusa Tenggara. Waspadai gelombang tinggi di perairan Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bibit Siklon Tropis 97S terpantau aktif di dekat perairan Indonesia. Simak dampaknya ke sejumlah wilayah di Tanah Air.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa Bibit Siklon Tropis 97S saat ini berada di sekitar Laut Timor sebelah utara Australia.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan bibit siklon ini terdeteksi di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.

"Pergerakan sistem 97S ke arah barat dapat memicu penguatan pertemuan serta belokan angin dari pesisir barat Sumatra hingga Nusa Tenggara, yang dapat memicu peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan," ujar Andri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1).

Menurut BMKG Bibit Siklon Tropis 97S memiliki peluang rendah untuk menjadi siklon tropis dan bergerak perlahan ke arah barat dalam periode 24 jam ke depan. Bibit siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa curah hujan tinggi, angin kencang, hingga gelombang tinggi.

Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini juga berpotensi terdampak angin kencang dari aktivitas bibit siklon ini. Sementara itu, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Barat.

Berikut wilayah berpotensi terdampak gelombang laut tinggi:

1,25-2,5 meter
- Laut Banda
- Laut Flores
- Perairan Kep. Kei hingga Kep. Aru
- Perairan Kep. Babar dan Kep. Tanimbar
- Laut Arafuru bagian utara, tengah dan timur.

2,5-4 meter
- Perairan Kupang
- Laut Sawu
- Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur
- Laut Arafuru bagian barat

Selain itu, BMKG menyebut Siklon Tropis Nokaen juga terpantau di sekitar Laut Filipina sebelah timur laut Manila. Siklon Tropis Nokaen lahir pada 15 Januari lalu, berkembang dari bibit siklon tropis 91W yang lahir pada 12 Januari.

Siklon tropis yang berada dalam kategori 1 ini diperkirakan akan bergerak ke arah timur-timur laut menjauhi Indonesia dengan kecepatan 6 knots (11 km/jam).

Meski bergerak menjauhi wilayah Indonesia, siklon tropis ini masih memberikan dampak tidak langsung berupa gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di Samudra Pasifik utara Maluku.

(dmi/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK