Apakah Hari Ini Jakarta dan Sekitarnya Bakal Hujan? Ini Prediksi BMKG
Hujan diprakirakan masih akan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Simak prediksinya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Jabodetabek masih akan diguyur hujan hari ini, Selasa (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG, dalam informasi yang diunggah di Instagram, mengungkap bahwa hampir seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dengan status peringatan waspada.
Wilayah-wilayah tersebut yakni Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten dan Kota Bogor, serta Kota Depok.
Secara umum, cuaca ekstrem masih berpotensi melanda sejumlah wilayah Indonesia, dan diperkirakan bakal akan terus terjadi beberapa waktu ke depan.
Dalam sepekan ke depan, pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih berpengaruh signfikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.
Pada skala global, El Nino-Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada kategori netral, yakni La Nina lemah dengan nilai Southern Oscillation Index (SOI) teramati signifikan sebesar +8,6 dan indeks NINO 3.4 sebesar -0,79, yang signifikan terhadap peningkatan pola konvektif di wilayah Indonesia, terutama bagian timur.
Selain faktor La Nina lemah, aktivitas monsun Asia juga memberikan dampak bagi kondisi cuaca di Tanah Air. BMKG memprediksi monsun Asia masih cukup persisten hingga dasarian pertama Bulan Februari. Fenomena Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) atau aliran massa udara dingin yang melintasi ekuator juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.
Tidak hanya itu, daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Teluk Carpentaria, yang dapat membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan.
Kemudian, kombinasi Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin diprediksi aktif di Samudra Hindia barat Jawa hingga selatan NTT, Lampung, Laut Sulu, Laut Arafura, Papua Selatan, yang berkontribusi terhadpa peningkatan aktivitas konvektif dan potensi hujan di wilayah tersebut.
"Melihat potensi cuaca yang masih signifikan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri, keluarga, dan lingkungannya terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, banjir bandang, dan longsor," kata BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan periode 30 Januari-5 Februari 2026.
(dmi/dmi)[Gambas:Video CNN]

