Viral Data Pelamar Kerja Diduga Bocor, Komdigi Buka Suara

CNN Indonesia
Rabu, 04 Feb 2026 15:24 WIB
Ilustrasi. Komdigi menanggapi dugaan kebocoran data pelamar kerja yang viral. Sekjen Komdigi menyatakan masalah ini sedang ditangani secara internal. (Foto: iStock/Chainarong Prasertthai)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) buka suara soal video viral yang menunjukkan data pelamar lowongan kerja di kementerian itu diduga bocor dan bisa diakses publik.

Awalnya, dalam rapat dengan Komisi I DPR RI, Anggota Komisi I Nurul Arifin menyoroti unggahan di media sosial yang memperlihatkan pelamar kerja di Komdigi bisa melihat dan membaca data para pelamar kerja.

"Namanya Abil Sudarman, dia membongkar begitu yang mau mengajukan lowongan kerja atau apa sebagai peminat, lowongan kerja. Nah dia memasukan ke website, ternyata di dalam websitenya Komdigi itu semua pelamar dan seluruh data-datanya bisa terbaca," kata Nurul di Gedung DPR, Rabu (4/2).

Ia menyayangkan hal itu karena dugaan kebocoran terjadi di dalam Komdigi. Nurul meminta Komdigi menjelaskan hal tersebut.

"Pertanyaan saya, kalau di jantungnya saja nih, Pak, di rumahnya yang kita harap bisa memberikan suatu keamanan digital itu bisa dilakukan, tapi kok malah terjadi kebocoran data seperti ini?" kata Nurul.

Dalam rapat, Sekjen Komdigi Ismail mengatakan peristiwa itu tengah ditangani secara internal

"Berkaitan dengan masalah ini, saat ini sudah sedang ditangani secara internal dan prosesnya Pak Irjen sendiri sudah turun untuk melakukan review terhadap hal-hal yang kalau misalnya terjadi kesalahan prosedur," katanya.

Sebelumnya, dalam sebuah unggahan, akun bernama Abil Sudarman menyinggung soal dugaan kebocoran data pelamar kerja di Komdigi.

Dalam sebuah lowongan Komdigi, tautan pendaftaran disebut mengarahkan pelamar ke folder Google Drive.

Di dalam folder itu, pelamar diminta mengunggah berbagai dokumen pribadi seperti curriculum vitae (CV), foto kartu tanda penduduk (KTP), surat lamaran kerja, surat keterangan sehat, transkrip nilai, serta surat pengalaman kerja.

Abil mengatakan akses data pelamar tidak dibatasi sehingga bisa dibuka oleh pelamar lain.

"Masalahnya adalah semua pelamar datanya kelihatan di Google Drive ini," kata Abil.

(yoa/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK