Prediksi Cuaca Jakarta Selasa 24 Februari: Potensi Hujan Lebat

CNN Indonesia
Selasa, 24 Feb 2026 04:30 WIB
Wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini, Selasa (24/2).
Ilustrasi. Wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini, Selasa (24/2). (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wilayah Jakarta dan sekitarnya diperkirakan bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini, Selasa (24/2).

Dalam Peringatan dini Cuaca Jabodetabek periode 22-26 Februari, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Jabodetabek bakal diguyur hujan sedang hingga lebat, seperti Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, seluruh wilayah Tangerang, mulai dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Kota Tangerang Selatan juga diperkirakan mengalami cuaca serupa.

Pada Rabu (25/2), wilayah dengan curah hujan sedang hingga lebat bergeser ke Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor. Pada hari berikutnya, hanya Kabupaten Bogor yang diperkirakan mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat.

Pemicu hujan lebat

Menurut BMKG, sejumlah fenomena atmosfer pada berbagai skala, baik global, regional, maupun lokal, masih akan memberikan dampak signifikan terhadap cuaca di Indonesia.

Beberapa yang cukup signifikan terhadap kondisi cuaca Tanah Air adalah Monsun Asia dan gelombang ekuator.

"Monsun Asia masih diprakirakan aktif dan memberikan suplai massa udara serta perpindahan uap air menuju wilayah Indonesia yang cukup signifikan untuk sepekan kedepan," tulis BMKG.

Dampak fenomena atmosfer terhadap cuaca Indonesia telah dimulai dari fenomena skala global. Kondisi La Niña lemah yang terdeteksi melalui nilai SOI dan Niño3.4 berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur.

Kemudian, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) diprediksi akan terus memengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Aktivitas MJO diperkirakan masih berada pada fase Indian Ocean, yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di hampir seluruh wilayah Indonesia.

BMKG mengatakan kombinasi antara MJO, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator terpantau aktif di wilayah Lampung, Laut Jawa Bagian Barat, Laut Jawa Bagian Tengah, Perairan Bengkulu, Sumatera Selatan, Samudra Hindia Barat Bengkulu.

Lebih lanjut, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia barat daya Banten dan Kalimantan Barat.

"Dengan kelembapan udara yang juga masih tinggi, serta Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di beberapa wilayah, kondisi di atas berpotensi meningkatkan curah hujan secara signifikan di sebagian wilayah Indonesia," terangnya.

(lom/dmi)


[Gambas:Video CNN]