Waspada! Penipuan Siber Incar ARMY Jelang Arirang World Tour BTS

CNN Indonesia
Senin, 23 Feb 2026 17:53 WIB
Kaspersky mengungkap penipuan yang menargetkan penggemar BTS menjelang tur dunia. Waspadai situs palsu dan ambil langkah proaktif untuk melindungi diri. (Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kaspersky, perusahaan keamanan siber asal Rusia, menemukan kampanye penipuan yang menargetkan penggemar megabintang K-pop, BTS, yang biasa disebut ARMY jelang tur dunia "Arirang."

Adrian Hia, Managing Director untuk Kaspersky Asia Pasifik, mengatakan antusiasme menjelang konser selebriti berpeluang menciptakan peluang ideal bagi penjahat siber. Menurutnya, mereka sering memanfaatkan perasaan gembira dan urgensi yang dialami individu dapat mengesampingkan kewaspadaan dan mengurangi kecenderungan untuk mengobservasi. 

"Saat kita memasuki tahun 2026 dengan banyaknya konser pop yang direncanakan di kawasan Asia Pasifik, sangat penting bagi kita untuk berhati-hati dan mengambil langkah proaktif dalam melindungi diri kita dari penipuan ini, terutama karena AI terus meningkatkan kemampuan penipuan mereka," kata Adrian dalam keterangan resminya, Jumat (20/2).

Situs web palsu yang meniru platform fandom resmi BTS, Weverse, berupaya mengecoh penggemar yang tidak waspada untuk melakukan pembelian yang tidak pernah dipenuhi.

Setelah pengumuman resmi tur dunia BTS tahun 2026, para penjahat siber memanfaatkan antusiasme penggemar terhadap konser tersebut untuk meluncurkan kampanye penipuan.

Para penjahat membuat situs web palsu meniru platform fandom resmi BTS, Weverse, untuk menjual tiket keanggotaan.

Namun, situs-situs ini tidak memiliki afiliasi dengan HYBE, BTS, atau Weverse, dan hanya dirancang untuk menipu penggemar yang tidak menaruh rasa curiga.

Selain kehilangan uang dari pembelian awal, korban mungkin menghadapi kerugian finansial yang lebih besar karena penipu dapat memanfaatkan kredensial yang dicuri untuk memperluas dampak kampanye penipuan mereka.

Penelitian terbaru Kaspersky juga mengungkapkan bahwa data pribadi yang dikumpulkan melalui situs phishing ini bahkan dapat dijual di dark web untuk digunakan dalam serangan tertarget.

Setelah bocor, kredensial ini memungkinkan penjahat siber untuk membuat berbagai penipuan yang sangat personal, mengubah korban sekali waktu menjadi target jangka panjang untuk penipuan finansial dan identitas.

Berikut beberapa tips untuk menghindari modus penipuan siber semacam ini:

• Verifikasi keaslian toko online sebelum melakukan pembelian. Selalu periksa kembali URL, ejaan nama merek, dan apakahsitus tersebut merupakan pengecer resmi atau mitra resmi.
• Gunakan metode pembayaran tepercaya saat membeli barang secara online.
• Gunakan solusi keamanan yang andal yang dapat mendeteksi halaman berbahaya dan memblokir upaya phishing.
• Aktifkan otentikasi multi-faktor dan pantau akun Anda. Aktifkan 2FA untuk layanan pembayaran dan perbankan online, dan periksa laporan rekening bank Anda secara berkala untuk setiap transaksi yang tidak sah.
• Pastikan penjelajahan yang aman yang melindungi alamat IP Anda dan mencegah kebocoran data.

(lom/dmi)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: BTS akan Sapa Penggemar di Jakarta

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK