Lazada Gelar Festival Belanja 3.3, Kasih Tawaran Diskon Sampai Segini

CNN Indonesia
Sabtu, 28 Feb 2026 04:48 WIB
Lazada Indonesia resmi menggelar festival belanja Lazada 3.3 Ramadan Mega Sale dengan menawarkan diskon hingga 95 persen.
Ilustrasi. Lazada Indonesia resmi menggelar festival belanja Lazada 3.3 Ramadan Mega Sale dengan menawarkan diskon hingga 95 persen. (Foto: Lazada)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lazada Indonesia resmi menggelar festival belanja Lazada 3.3 Ramadan Mega Sale dengan menawarkan diskon hingga 95 persen, bonus voucher sampai Rp1.477.000, serta cicilan 0 persen hingga 12 bulan tanpa biaya penanganan untuk produk di LazMall.

Puncak festival belanja ini berlangsung mulai 2 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga 6 Maret 2026. Program ini menjadi bagian dari rangkaian Lazada Ramadan Sale dalam menyambut Ramadhan dan Idulfitri 2026 yang diproyeksikan sebagai puncak konsumsi digital masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Head of Business Growth & Operations Lazada Indonesia Amelia Tediarjo mengatakan perilaku belanja masyarakat selama Ramadan 2026 menunjukkan perubahan signifikan. Konsumen kini semakin selektif dan terencana dalam memilih produk maupun platform.

"Sebagai platform terpercaya yang sudah 14 tahun beroperasi di Indonesia, kami senantiasa beradaptasi pada kebutuhan konsumen yang kini semakin cerdas dan terencana," ujar Amelia, dalam acara LazTalks, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

Ia menambahkan, konsumen tidak lagi sekadar mengejar harga murah, tetapi juga mempertimbangkan nilai jangka panjang serta kepercayaan terhadap platform.

"Sekarang konsumen makin cerdas. Mereka tidak hanya mencari diskon, tapi juga mempertimbangkan value for money dan kualitas jangka panjang," ujarnya.

"Trust itu jadi sangat penting. Konsumen ingin memastikan produknya asli dan platformnya bisa diandalkan," tambahnya.

Lonjakan belanja online

Data Jakpat Consumer & Commerce Outlook 2026 mencatat 95 persen konsumen usia 17-55 tahun memilih berbelanja online, dengan 88 persen menjadikan e-commerce sebagai kanal utama.

Sementara itu, data Nielsen (2025) menunjukkan lonjakan belanja rumah tangga hingga 1,2 kali lipat saat Ramadan, didorong promosi dan harga kompetitif di kanal digital.

Lazada juga mencatat pergeseran waktu transaksi selama Ramadan. Lonjakan aktivitas belanja terjadi saat sahur dan setelah berbuka puasa.

"Kita melihat spike di jam 3 pagi saat sahur, dan kembali naik sekitar jam 7 malam setelah berbuka," ungkap Amelia.

Sejak awal Ramadan, terjadi kenaikan signifikan pada kategori perlengkapan rumah, fesyen, dan kecantikan. Bahkan, pencarian busana pria dan anak turut meningkat, menandakan persiapan Lebaran yang lebih menyeluruh.

Memasuki minggu kedua Ramadan, penjualan televisi juga tercatat meningkat dan diperkirakan terus naik hingga akhir bulan. Produk ponsel dan tablet pun diproyeksikan mengalami lonjakan penjualan menjelang Idul Fitri.

(wpj/dmi)


[Gambas:Video CNN]