Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 13 Maret, Kembali Panas Membara?

CNN Indonesia
Jumat, 13 Mar 2026 06:10 WIB
Ilustrasi. BMKG memprediksi cuaca Jakarta cerah berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah. Suhu diperkirakan mencapai 31-33°C. (Foto: CNN Indonesia/ Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Jakarta pada hari ini, Jumat (13/3), didominasi cerah berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa wilayah pada siang hingga sore hari.

Dalam Ikhtisar Cuaca Harian, BMKG memperkirakan Jakarta akan cerah berawan hingga berawan tebal pada pagi hari hingga pukul 13.00 WIB.

Kemudian, hingga pukul 19.00 WIB, cuaca berawan masih mendominasi dengan hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Selanjutnya, cuaca Jakarta diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini diperkirakan akan bertahan hingga esok pagi di hari berikutnya.

Dalam Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek, BMKG juga tidak memprediksi adanya hujan dengan intensitas tinggi. Namun, BMKG mengatakan wilayah Tangerang dan Tangerang Selatan berpotensi terjadi angin kencang.

Kondisi cerah dan cuaca terik sudah beberapa hari dirasakan warga Jakarta setelah pada akhir pekan sebelumnya dikepung hujan sangat lebat.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani mengonfirmasi kondisi tersebut dan mengungkap hasil pengamatan BMKG di beberapa titik.

"Data dari Pos Pengamatan Kemayoran, Tanjung Priok, dan Halim Perdana Kusuma menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan suhu maksimum, dari kisaran 29-30 derajat Celcius pada periode 5-8 Maret 2026 menjadi sekitar 31-33 derajat Celcius pada periode 9-11 Maret 2026," katanya kepada CNNIndonesia.com, Kamis (12/3).

Andri menjelaskan kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor dinamika atmosfer, seperti aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sebelumnya berada di sekitar wilayah Indonesia kini bergerak ke arah timur. Dengan demikian, pengaruh pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta berkurang.

Selain itu, Monsun Asia juga disebut cenderung melemah, sehingga suplai massa udara lembap yang memicu pembentukan awan hujan tidak sekuat sebelumnya.

"Akibatnya, pada siang hari radiasi Matahari lebih dominan sehingga suhu terasa lebih panas," terangnya.

Meski demikian, Andri menyebut kelembapan udara di wilayah Jakarta masih relatif tinggi, sehingga pembentukan awan dan hujan tetap terjadi namun tidak merata.

Ia mengatakan wilayah Jakarta secara umum masih berpotensi mengalami hujan untuk sepekan ke depan.

"Oleh karena itu, meskipun pada siang hari cuaca dapat terasa cukup terik, potensi hujan lokal pada sore atau malam hari masih tetap ada," pungkasnya.

(lom/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK