Patuhi PP Tunas, Roblox Siapkan Fitur Buat Kawal Pengguna Anak

CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2026 13:15 WIB
Ilustrasi. Roblox akan luncurkan fitur perlindungan untuk pengguna di bawah 16 tahun, sejalan dengan PP Tunas yang mulai berlaku 28 Maret 2026. (Foto: www.roblox.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Roblox menyatakan akan menyiapkan fitur tambahan untuk melindungi pengguna anak di bawah 16 tahun sebagai bentuk komitmen kepatuhan terhadap PP Tunas yang akan mulai diberlakukan pada 28 Maret mendatang.

"Setelah berdialog secara konstruktif dengan perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang keamanan digital di Indonesia, kami berkomitmen untuk menerapkan solusi yang memenuhi persyaratan lokal sebagai tambahan terhadap perlindungan canggih yang sebelumnya telah diterapkan di platform kami," kata Roblox dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (25/3).

"Roblox juga akan memperkenalkan kontrol tambahan untuk konten dan fitur komunikasi bagi setiap pemain berusia di bawah 16 tahun di Indonesia," lanjutnya.

Roblox mengatakan pihaknya menghormati semua hukum yang berlaku di Indonesia dan menghargai kepemimpinan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta peran penting Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) dalam melindungi anak-anak dan keluarga dalam interaksi daring.

"Kami juga berkomitmen untuk membangun platform di mana pengguna dari segala usia dapat memiliki pengalaman positif, dan untuk itu kami terus berinovasi demi meningkatkan keamanan pengguna," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah mengesahkan PP Tunas pada 28 Maret 2025. Aturan yang telah berlaku pada 1 April 2025 ini memberikan masa penyesuaian selama satu tahun sebelum diimplementasikan secara penuh.

Menkomdigi Meutya Hafid kemudian juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan turunan dari PP Tunas. Penerbitan aturan ini sekaligus mengumumkan 28 Maret sebagai awal implementasi aturan tersebut.

Pada awal implementasi tersebut, platform akan diminta secara bertahap menonaktifkan akun-akun milik anak. Roblox menjadi salah satu platform yang disebut dalam fase awal implementasi bersama YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Thread, X, dan Bigolive.

Selain menyatakan komitmen terhadap fitur perlindungan, Roblox juga mengatakan akan terus bekerja sama dengan Komdigi untuk memastikan proses penilaian risiko dapat dilengkapi dengan baik.

"Kami menghormati hukum dan budaya yang ada di setiap negara dan kami berfokus untuk menjalankan komitmen global kami terhadap keamanan, akhlak, dan kelakuan baik di ruang digital," pungkasnya.

(lom/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK