Misi Artemis II Segera Meluncur ke Bulan, Catat Jadwalnya
Misi Artemis II, misi berawak ke Bulan pertama sejak era Apollo, akan segera meluncur dalam waktu dekat. Simak jadwalnya.
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menargetkan peluncuran misi Artemis II pada 1 April. Meski tidak mendarat di permukaan Bulan, misi ini nantinya akan membawa empat astronaut untuk mengelilingi Bulan selama 10 hari sebelum kembali ke Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
NASA memastikan seluruh kesiapan misi ini. Pihaknya juga sudah melakukan serangkaian uji coba lanjutan jelang peluncuran, setelah sebelumnya misi batal diberangkatkan pada Februari lalu.
"Selama tinjauan kesiapan penerbangan, kami melakukan pembahasan yang sangat mendalam - sangat terbuka dan transparan," kata Lori Glaze, pejabat sementara wakil administrator Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA, dalam sebuah konferensi pers beberapa waktu lalu, melansir Space, Jumat (27/3).
Misi ini akan menandai debut program Artemis NASA, roket Space Launch System (SLS), dan kapsul Orion. Ini akan menjadi misi berawak pertama di luar orbit Bumi rendah sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972.
Rangkaian peluncur Artemis II sudah berada di Kompleks Peluncuran 39B di Pusat Antariksa Kennedy (KSC) NASA di Florida. Pada 20 Maret, wahana tersebut menempuh perjalanan sejauh 4 mil (6,4 kilometer) dari Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) di atas kendaraan crawler-transporter 2 milik badan antariksa tersebut.
Melansir Space, ini adalah kali kedua roket SLS dan modul Orion misi Artemis II dibawa ke landasan peluncuran. Keduanya pertama kali tiba di sana pada 17 Januari, saat NASA menargetkan peluncuran pada awal Februari. Namun, tim Artemis 2 menghadapi beberapa kendala yang membuat jadwal tersebut mundur.
Misalnya, kebocoran bahan bakar hidrogen cair terdeteksi selama upaya pertama dalam uji coba basah (WDR) untuk misi tersebut, yang merupakan simulasi selama dua hari terhadap prosedur-prosedur menjelang peluncuran.
Tim memperbaiki kebocoran tersebut dan berhasil menyelesaikan WDR pada tanggal 20 Februari. Namun, mereka segera menemukan masalah lain "terputusnya aliran helium ke tahap atas SLS."
Masalah ini tidak dapat diselesaikan di landasan peluncuran, sehingga tumpukan Artemis 2 dipindahkan kembali ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) untuk diperbaiki.
NASA menyatakan bahwa mereka tidak berencana untuk melakukan WDR lagi, sehingga langkah-langkah yang diperlukan selama upaya kedua di landasan peluncuran ini lebih sedikit. Meskipun demikian, peluncuran pada 1 April masih jauh dari jaminan.
Mengingat ini adalah misi berawak, NASA pasti akan lebih berhati-hati, karena berbagai masalah bisa saja muncul. Keempat awak yang akan terbang adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari NASA, serta Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.
Jika Artemis II tidak dapat diluncurkan pada 1 April, masih ada peluang peluncuran lain yang tersedia setiap hari hingga 6 April.
Jendela peluncuran lain akan terbuka pada 30 April, namun durasinya belum jelas. NASA menolak untuk membahas potensi peluncuran pada bulan Mei, dengan menyatakan bahwa mereka sangat fokus pada bulan April.
(wpj/dmi) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
