Splashdown! Artemis II Berhasil Pulang ke Bumi
Sebanyak empat astronaut Artemis II kembali mendarat di Bumi pada Sabtu (11/4) pagi setelah menjalani misinya mengitari Bulan dari jarak dekat.
Titik pendaratan kapsul pendaratan astronaut Artemis II, Orion, berada di perairan Samudra Pasifik, lepas pantai California setelah berhasil mengembangkan tiga parasut.
Setelah splashdown atau mendarat ke perairan, Komandan Artemis II Reid Wiseman menyampaikan laporan yang bagus tentang para krunya di Orion.
"Sungguh perjalanan yang luar biasa. Kami dalam kondisi stabil. Empat anggota kru yang masih hijau," kata Wiseman, yang menunjukkan bahwa keempat astronot tersebut dalam kondisi baik.
Para kru kemudian berada di atas rakit yang terpasang pada Orion, disebut "teras depan" kemudian akan dievakuasi menggunakan helikopter Angkatan Laut AS menuju kapal induk USS John P Murtha.
Proses evakuasi tersebut memakan waktu 30-45 menit.
"Kami perlu melakukan ini dengan tenang dan sistematis. Seperti operasi apa pun, Anda harus meluangkan waktu yang tepat untuk memastikan kita melakukannya dengan sukses," kata Pengontrol Penerbangan NASA Jeff Radigan, dikutip dari CNN.
Administrator NASA Jared Isaacman yang berada di atas USS John P Murtha mengatakan "ada banyak hal yang patut dirayakan saat ini atas misi Artemis II yang telah berhasil."
"Ini bukan hanya pencapaian bagi NASA. Ini adalah pencapaian bagi umat manusia, sekali lagi, misi bersejarah ke bulan dan kembali," Isaacman menambahkan.
Misi pendaratan kembali Artemis II ke bumi termasuk yang berisiko sangat tinggi.
Proses masuk kembali ke atmosfer dianggap sebagai salah satu tahap paling kritis dalam setiap misi penerbangan luar angkasa. Artemis II berhasil menjalani tahap tersebut dengan masalah yang sudah diketahui dan sedang dipantau oleh pengendali misi.
Masalah tersebut sempat terungkap setelah penerbangan uji coba Artemis I tanpa awak mengelilingi Bulan pada tahun 2022. Setelah misi tersebut, tim menemukan bahwa perisai panas kapsul kembali dengan bekas lubang dan retakan yang mengkhawatirkan.
(bac)