Cas HP di Tempat Umum? Waspada Modus Pencurian Data Juice Jacking

CNN Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 12:15 WIB
Modus pencurian data saat ini semakin beragam, salah satunya modus juice jacking yang memanfaatkan port pengisian daya di tempat umum. Apa itu?
Ilustrasi. Modus pencurian data saat ini semakin beragam, salah satunya modus juice jacking yang memanfaatkan port pengisian daya di tempat umum. (Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Modus pencurian data saat ini semakin beragam, salah satunya modus juice jacking yang memanfaatkan port pengisian daya di tempat umum. Apa itu?

Juice jacking merupakan jenis serangan siber yang memanfaatkan port pengisian daya USB umum untuk mencuri data atau memasang malware pada perangkat pengguna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsep ini sekilas terdengar seperti adegan dalam film thriller mata-mata, tetapi ini adalah ancaman nyata yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir.

Istilah "juice jacking" menggabungkan frasa juicing up atau mengisi daya perangkat dengan tindakan jahat hijacking atau membajak perangkat tersebut. Stasiun pengisian daya umum, seperti yang terdapat di bandara, hotel, dan kafe, sering kali dilengkapi dengan port USB yang mungkin tidak seaman yang diduga.

Dikutip dari McAfee, koneksi USB ini dapat memfasilitasi transfer daya dan data yang membuka celah bagi peretas untuk mengakses perangkat pengguna. Modus ini tidak memerlukan teknologi canggih, modifikasi port atau kabel USB saja sudah cukup.

Titik pengisian daya nakal ini bisa terlihat sepenuhnya sah, sehingga menyulitkan pengguna biasa untuk mengenali tanda-tanda bahaya. Modus ini membuat pengguna harus waspada ketika ingin mengisi daya perangkat di tempat umum.

Modus juice jacking digunakan peretas untuk menyedot informasi pribadi dari perangkat yang terhubung dengan stasiun pengisian daya USB umum.

Serangan jenis ini dapat mengakibatkan akses tidak sah terhadap data sensitif seperti kata sandi, email, dan informasi keuangan, sehingga menempatkan pengguna pada risiko pencurian identitas yang signifikan.

Modus ini juga bisa dimanfaatkan peretas untuk memasang malware berbahaya pada perangkat melalui port pengisian daya USB yang telah disusupi.

Setelah terinstal, malware ini dapat membahayakan keamanan perangkat, memungkinkan akses tanpa izin, pelacakan aktivitas online, atau kontrol penuh atas perangkat. Dampaknya bisa sangat parah dan berkepanjangan.

Modus ini juga bisa digunakan untuk melakukan serangan firmware. Serangan ini sangat mengkhawatirkan karena dapat membuat langkah-langkah keamanan tradisional menjadi tidak efektif, sehingga memungkinkan peretas mendapatkan akses terus-menerus ke perangkat dan berpotensi menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Cara menghindari juice jacking

Untuk menghindari modus juice jacking, cara pertama adalah menggunakan adapter dan kabel charging pribadi. Dengan mencolokkannya ke stop kontak listrik standar alih-alih ke port USB umum, Anda dapat menghilangkan risiko pencurian data atau pemasangan malware melalui port USB yang terinfeksi.

Selain itu, membawa power bank memungkinkan Anda untuk menghindari port pengisian daya umum, khususnya ketika harus melakukan perjalanan panjang.

Beberapa stasiun pengisian daya umum menyediakan kabel "hanya untuk pengisian daya" yang tidak mendukung transfer data. Jika Anda perlu menggunakan stasiun pengisian daya umum, carilah opsi yang lebih aman ini dan hindari menyambungkan perangkat ke port USB.

Memperbarui sistem operasi dan aplikasi smartphone Anda secara teratur dapat membantu melindungi dari kerentanan yang diketahui yang mungkin dimanfaatkan oleh peretas. Oleh karena itu, memperbarui perangkat lunak adalah langkah keamanan yang sangat penting.

Lebih lanjut, banyak smartphone menawarkan opsi untuk menonaktifkan transfer data saat terhubung ke port USB. Periksa pengaturan perangkat Anda dan matikan fitur transfer data saat mengisi daya di tempat umum.

(lom/dmi) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]