RoboBus Hadir di Masjid Quba, Antar Jemaah Haji Tanpa Sopir

CNN Indonesia
Rabu, 13 Mei 2026 15:15 WIB
Arab Saudi meluncurkan RoboBus, layanan shuttle bus otonom untuk jemaah haji di Masjid Quba. Program ini sedang diuji coba selama 60 hari. (Foto: www.pixmoving.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arab Saudi resmi meluncurkan program uji coba layanan shuttle bus otonom tanpa sopir bernama RoboBus untuk melayani jemaah haji di kawasan Masjid Quba, Madinah. Program ini diluncurkan bersama oleh Otoritas Transportasi Arab Saudi (TGA) dan Madinah Region Development Authority sebagai bagian dari upaya kerajaan mempercepat transformasi digital di sektor transportasi.

RoboBus merupakan kendaraan otonom level 4, yakni kategori kendaraan yang mampu beroperasi secara mandiri tanpa pengemudi manusia dalam kondisi operasional tertentu. Minibus listrik ini menggunakan kombinasi teknologi LiDAR, kamera, dan kecerdasan buatan untuk membaca lingkungan sekitar dan melakukan navigasi secara otomatis.

Bus listrik ini dirancang mampu mengangkut hingga 20 penumpang dalam sekali perjalanan. Kendaraan ini mengandalkan sistem AI yang didukung sensor modern, kamera resolusi tinggi, serta teknologi navigasi mutakhir untuk memastikan keamanan penumpang maupun pejalan kaki selama operasional.

Melansir Himpuhnews, program percontohan ini akan berlangsung selama 60 hari. Selama masa uji coba, otoritas setempat akan mengevaluasi kesiapan layanan, efektivitas operasional, kualitas performa, hingga pengalaman pengguna sebelum teknologi serupa diterapkan lebih luas di kota-kota Arab Saudi.

Rute RoboBus dirancang sepanjang 700 meter di area pelataran Masjid Quba. Jalur ini dibuat untuk memudahkan mobilitas jemaah laki-laku maupun perempuan dari titik masuk yang sudah ditentukan.

Selama operasional, bus akan bergerak mengikuti jalur khusus yang sebelumnya digunakan kendaraan golf cart, untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah penyimpangan rute.

Selain menguji layanan transportasi, proyek ini juga digunakan untuk mengukur integrasi kendaraan otonom dengan infrastruktur sekitar. Data lapangan nantinya dikumpulkan menggunakan peta digital resolusi tinggi untuk memastikan teknologi self-driving dapat menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan.

(dmi/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK