Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Cek Daftarnya
Sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat hari ini, Rabu (3/6).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk periode 9-11 Juni.
Dalam peringatan tersebut, sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, hingga Maluku Utara diperkirakan bakal diguyur hujan sedang hingga lebat.
BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di Maluku.
Dalam prediksi ini, BMKG memperkirakan wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara berpotensi mengalami angin kencang.
Pada hari ini, BMKG memperkirakan tidak ada potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem di wilayah Indonesia.
Berikut daftar lengkap wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat hari ini:
- Aceh
- Sumatra Utara
- Sumatra Barat
- Riau
- Kep. Riau
- Jambi
- Sumatra Selatan
- Bengkulu
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua
Pemicu hujan
Analisis indikator iklim global terkini menunjukkan kondisi El Niño di Samudra Pasifik, yang terlihat dari indeks Niño 3.4 sebesar +0,69 dan nilai SOI sebesar -16,0. BMKG menyebut kondisi ini umumnya berdampak pada pengurangan potensi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Meski demikian, kata BMKG, dinamika atmosfer skala regional masih berpotensi mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.
Dalam perkiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 5-11 Juni, BMKG memprediksi aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 7 (Western Pacific) hingga fase 8 (Western Hemisphere and Africa) sehingga kurang berpengaruh terhadap wilayah Indonesia. Meski demikian, pengaruh konvektif MJO masih diprediksi aktif di Papua bagian tengah hingga timur.
Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur diprediksi aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, sementara Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat diprakirakan aktif di Sumatra bagian utara.
Kemudian, sirkulasi siklonik berpotensi terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua dan membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Papua Pegunungan hingga Papua Tengah.
Selain itu, labilitas atmosfer yang kuat berpotensi mendukung proses konvektif lokal di Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Sederet aktivitas gelombang atmosfer dan sirkulasi siklonik tersebut perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.
(lom/lom)