NASA Umumkan 4 Astronaut Misi Artemis III, Meluncur 2027
Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) resmi mengumumkan empat astronaut misi Artemis III. Misi penerbangan selama dua minggu ini dijadwalkan meluncur paling lambat akhir tahun 2027.
Tiga dari empat kru yang terpilih merupakan astronaut NASA, yakni komandan misi Randy Bresnik, serta dua orang misi spesialis Frank Rubio dan Andre Douglas. Sementara, satu astronaut lainnya adalah Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa (ESA), yang akan bertindak sebagai pilot dalam misi ini.
Misi Artemis III dirancang sebagai langkah awal sebelum manusia kembali mendarat di Bulan. Dalam misi ini, para astronaut akan menguji coba proses docking antara pesawat ruang angkasa Orion dengan lunar lander di orbit rendah Bumi atau Low Earth Orbit (LEO).
"Kami sungguh merasa terhormat sebagai awak misi yang dipercaya untuk melaksanakan misi Artemis III di luar angkasa ini," kata Bresnik, melansir CNN, Kamis (11/6).
Menurut dia, misi kali ini dapat menjadi penghubung antara misi Artemis II dan Artemis IV. Awak misi Artemis III akan diluncurkan dari Florida menggunakan kapsul Orion, wahana antariksa dalam misi Artemis II, yang berhasil melintasi Bulan pada April lalu.
Setidaknya satu sistem pendarat Bulan akan meluncur terpisah, meski belum diketahui apakah itu Starship milik SpaceX atau Blue Moon milik Blue Origin, atau bisa jadi masing-masing perusahaan mengirimkan satu unit.
Namun, setelah tiba di orbit rendah Bumi, pendarat-pendarat tersebut akan bertemu dengan Orion, sehingga para astronaut dapat berlabuh ke wahana itu dan kemungkinan naik ke atas pendarat.
Manajer Program Artemis Jeremy Parsons menjelaskan, Orion akan bertambat terlebih dahulu dengan Blue Moon selama dua hari untuk mengevaluasi sistem pendukung kehidupan di orbit. Setelah itu, Orion akan melakukan penambatan dengan Starship SpaceX selama satu hari tanpa kru memasuki kabin SpaceX, karena sistem pendukung kehidupan kendaraan tersebut masih dalam tahap pengembangan.
Pemilihan kru kali ini sempat menarik perhatian karena seluruhnya diisi oleh astronaut pria. Menanggapi hal tersebut, pihak NASA menyatakan bahwa penentuan penugasan kru didasarkan pada kebutuhan misi, linimasa pelatihan, ketersediaan, serta keahlian teknis spesifik yang dibutuhkan untuk profil misi ini.
Seluruh kru yang terpilih memiliki latar belakang rekayasa teknik dan pilot penguji. Randy Bresnik merupakan veteran penerbangan pesawat ulang-alik dan kapsul Soyuz, sementara Frank Rubio memegang rekor penerbangan luar angkasa tunggal terlama oleh astronaut AS setelah menghabiskan 370 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Sementara itu, Luca Parmitano dari ESA tercatat pernah memimpin ISS dan melakukan enam kali berjalan di ruang angkasa (spacewalk). Adapun Andre Douglas, yang merupakan astronaut rekrutan tahun 2021, sebelumnya bertindak sebagai kru cadangan untuk misi Artemis II.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pengujian penambatan di orbit, misi Artemis III dijadwalkan menyudahi penerbangan dengan melakukan pendaratan di Samudra Pasifik. Para astronaut kini memiliki waktu sekitar satu tahun untuk menjalani pelatihan intensif sebelum jadwal peluncuran.
(dmi)