Waspada Hujan Lebat Senin Ini, Simak Daftar Wilayahnya
Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada hari ini, Senin (15/6). Simak daftarnya berikut ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 14-16 Juni 2026.
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, dan Maluku Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga.
Sementara itu, sejumlah wilayah seperti Aceh, Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku, dan sederet wilayah lain berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.
Dalam perkiraan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.
Berikut daftar wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan angin kencang:
Hujan sedang hingga lebat
- Aceh
- Sumatra Utara
- Riau
- Kep. Riau
- Jambi
- Sumatra Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Utara
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Barat Daya
- Papua Tengah
- Papua
Angin kencang
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
Cuaca hujan di musim kemarau
Pengamatan hingga akhir Mei 2026 menunjukkan sebanyak 28,6 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau dan diprediksi terus bertambah sepanjang Juni 2026, dengan sifat hujan yang cenderung di bawah normal.
Kondisi ini didukung oleh indikator El Niño Southern Oscillation (ENSO) yang menunjukkan kecenderungan fase hangat, ditandai oleh indeks Niño 3.4 sebesar +0,81 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar -22,3.
Kondisi tersebut mendukung pengurangan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia.
"Meski demikian, hujan masih tetap berpeluang terjadi karena dinamika atmosfer regional dan faktor lokal masih dapat mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah," kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Periode 12-18 Juni 2026.
Pada pekan ini, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) diperkirakan masih berada pada fase 8 hingga 1 (Western Hemisphere-Africa) sehingga pengaruh langsungnya terhadap Indonesia relatif tidak dominan. Meski demikian, MJO berpotensi aktif secara spasial dan mempengaruhi sebagian wilayah, terutama Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, hingga Maluku Utara.
Gelombang Kelvin diperkirakan bergerak melintasi sebagian Aceh, Sumatra Utara, Jawa, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Sementara itu, Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi aktif di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Sulawesi Utara.
Sirkulasi siklonik yang diperkirakan masih bertahan di Samudra Hindia sebelah barat Sumatra Utara, serta berpotensi terbentuk di Kalimantan Tengah, dapat memicu pola konvergensi dan perlambatan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di pesisir barat Sumatra Utara, sebagian Sumatra Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan sekitarnya.
Labilitas atmosfer yang cukup tinggi juga diperkirakan memperkuat proses konveksi lokal di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Selatan, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Kombinasi sinyal MJO, aktivitas gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik, serta labilitas udara lokal membuat peluang hujan masih cukup signifikan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya bagian utara, dalam beberapa hari ke depan.
(lom/lom)