BMKG Ungkap Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Hari Ini

CNN Indonesia
Sabtu, 27 Jun 2026 07:10 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia, Sabtu (27/6). (Foto: iStock/Skyhobo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari ini, Sabtu (27/6). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 26-28 Juni 2026.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut sejumlah wilayah seperti Aceh, Kep. Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan sederet wilayah Papua berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

Tidak ada wilayah yang berstatus Siaga atau berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat pada hari ini.

BMKG juga menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

Angin kencang

Curah hujan kian menurun

Pada pertengahan dasarian III Juni 2026, sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan dengan kategori rendah, yakni kurang dari 50 mm per dasarian.

Kondisi ini mempertegas pola musim kemarau yang kini semakin meluas, mulai dari sebagian Pulau Sumatra, Banten hingga sepanjang wilayah Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga berbagai wilayah di Papua.

"Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kemarau, kewaspadaan terhadap potensi hujan tidak boleh dikesampingkan," kata BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 26 Juni-2 Juli.

Dalam sepekan ke depan, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial diprediksi melintasi wilayah Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, bagian selatan Maluku, bagian timur Nusa Tenggara Timur, Papua Selatan, serta perairan Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi ini diperkuat oleh aktifnya Gelombang Rossby Ekuatorial yang bergerak ke arah barat di wilayah Maluku bagian selatan, serta Gelombang Kelvin yang bergerak ke arah timur dan terpantau melintas secara signifikan di perairan selatan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua dan dapat memicu pola perlambatan serta pertemuan angin yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi.

Labilitas atmosfer lokal yang masih cukup kuat berpotensi memperkuat pertumbuhan awan konvektif, khususnya di Aceh, Jambi, Riau, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan bagian utara.

Dengan adanya kombinasi faktor-faktor tersebut, peluang hujan masih dapat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari mendatang, meskipun secara umum sebagian wilayah telah memasuki periode musim kemarau.

(lom)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK