Kota Bizantium yang Hilang Ditemukan Kembali di Oasis Dakhla, Mesir

CNN Indonesia
Minggu, 05 Jul 2026 04:00 WIB
Ilustrasi. Arkeolog temukan kota Bizantium di Oasis Dakhla, Mesir. Temuan ini menunjukkan kehidupan pemukiman era Bizantium di Mesir selama abad ke-4 dan ke-5 Masehi. (REUTERS/Amir Cohen)
Jakarta, CNN Indonesia --

Arkeolog menemukan sebuah pemukiman era Bizantium di Oasis Dakhla, Mesir. Temuan ini mampu menawarkan wawasan baru soal kehidupan perkotaan di Mesir selama abad ke-4 dan ke-5 Masehi.

Penggalian dilakukan di situs arkeologi Ain Al-Sabil di New Valley Governorate oleh sebuah misi dari Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir. Arkeolog menemukan jaringan jalan yang terorganisir, sebuah basilika Kristen, dua menara pengawas, struktur benteng, dan banyak rumah dari batu bata lumpur.

Menurut mereka, kota dibangun di sekitar jalan-jalan lebar utara-selatan yang berpotongan dengan jalan-jalan timur-barat sehingga menciptakan ruang publik terbuka.

Pusatnya berupa basilika Kristen abad ke-4 yang menghadap salah satu jalan utama kota.

Tak hanya itu, ditemukan pula infrastruktur domestik seperti oven roti, dapur, dan instalasi penggilingan biji-bijian. Sebuah bangunan paling menonjol adalah rumah seorang pendeta bernama Tisos dan rumah Tabibos.

Sementara itu, terdapat salah satu temuan terpenting yakni, hampir 200 ostraca atau pecahan tembikar yang digunakan sebagai media tulis. Pada ostraca tertulis aksara Koptik dan Yunani.

Teks-teks tersebut menunjukkan transaksi bisnis, kontrak komersial, juga korespondensi pribadi. Semua ini memberikan bukti langka soal organisasi ekonomi dan sosial kota tersebut.

Arkeologi juga menemukan koleksi besar koin perunggu yang terawat baik dengan potret kaisar Bizantium dan koin emas dari masa pemerintahan Constantius II. Temuan ini memberikan petunjuk kronologi pendudukan situs.

Melansir dari Heritage Daily, Dewan Tertinggi Kepurbakalan berkata penemuan ini mewakili salah satu pemukiman Bizantium paling signifikan yang ditemukan di Gurun Barat Mesir juga bukti kehidupan di Oasis Dakhla.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK