OpenAI Rilis GPT-Live, Serasa Ngobrol dengan Manusia Sungguhan
OpenAI meluncurkan GPT-Live, model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka yang mengusung 'arsitektur full-duplex'. Teknologi ini memungkinkannya untuk mendengarkan dan berbicara secara bersamaan dengan pengguna.
Hasilnya, percakapan yang terjalin jadi jauh lebih realistis, respons lebih cepat, dan ia dapat menunjukkan bahwa ia sedang menyimak dengan sesekali bergumam 'mhmm'.
"Kami meluncurkan GPT-Live, generasi baru model suara yang membuat berbicara dengan AI terasa jauh lebih seperti percakapan sungguhan," kata OpenAI dalam blog resminya, Rabu (8/7).
Perusahaan mengklaim GPT-Live merupakan model suara paling cerdas yang pernah mereka luncurkan. Sistem tersebut berjalan dengan dukungan GPT-5.5 sebagai fondasinya. Namun, OpenAI berjanji akan terus memperbaruinya seiring dengan perilisan model-model baru nantinya.
Menurut perusahaan, untuk pertanyaan yang memerlukan pencarian web, penalaran lebih mendalam, atau pekerjaan yang lebih kompleks, GPT-Live mendelegasikannya ke model terbaru mereka di balik layar dan membawa hasilnya kembali ke percakapan saat sudah siap.
"Sambil bekerja, GPT-Live dapat terus berbicara dengan Anda dan menjaga alur percakapan," ujar OpenAI.
GPT-Live resmi diluncurkan secara global dalam dua versi, yakni: GPT-Live-1 dan GPT-Live-1 mini. OpenAI menyatakan bahwa model-model ini akan segera tersedia untuk integrasi API dalam waktu dekat.
Saingan Gemini Live?
Model AI suara ini sebetulnya bukan barang baru. Pada tahun 2024, Google meluncurkan Gemini Live yang juga bisa diajak ngobrol.
Namun begitu, melansir Android Authority, GPT-Live tampak lebih maju dibanding kompetitornya. Meskipun Gemini Live mampu mengimbangi percakapan yang panjang, responsnya belum seluwes apa yang ditunjukkan oleh GPT-Live dalam demonya.
Selain itu, GPT-Live juga mampu menampilkan hasil visual dan mendelegasikan tugas ke model OpenAI lainnya agar obrolan tetap mengalir tanpa hambatan, sesuatu yang saat ini belum dapat dilakukan oleh Gemini Live.