Cerita Raymond Chin Terhindar dari Masalah Hukum Berkat Gemini AI

CNN Indonesia
Selasa, 14 Jul 2026 13:00 WIB
Kreator konten Raymond Chin mengungkapkan bagaimana Gemini AI membantunya menghindari masalah hukum.
Kreator konten Raymond Chin mengungkapkan bagaimana Gemini AI membantunya menghindari masalah hukum. (Foto: Instagram/@raymondchins)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kreator konten Raymond Chin blak-blakan mengenai Gemini AI yang dalam beberapa tahun ini menyelamatkannya dari jerat hukum. Bagaimana ceritanya?

Dalam acara perilisan laporan Gemini Asia Tenggara pada Selasa (14/7), Raymond mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Gemini dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai kreator konten yang sering bicara mengenai isu-isu sensitif seperti ekonomi, geopolitik, politik, dan agama, ia memanfaatkan Gemini untuk mengecek apakah kontennya 'berbahaya' atau tidak.

"Jujur saja, selama setahun terakhir ini, Gemini benar-benar membantu saya agar tidak terjerat hukum. Banyak hal yang berkaitan dengan fakta. Ketika kita berbicara tentang ekonomi, bisnis, dan terutama politik, kita harus selalu menyertakan fakta yang valid," kata Raymond.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, sebagai kreator konten yang kerap membahas isu sensitif, ia harus memahami nuansa kelokalan di Indonesia. Raymond mengaku cukup terbantu dengan kehadiran Gemini yang menurutnya memahami nuansa lokal di Indonesia, baik dari kenapa muncul isu tersebut hingga alasan orang-orang membicarakannya.

Ia mengatakan Gemini mampu memahami konteks-konteks tersebut. Raymond juga menilai bahwa Gemini merupakan salah satu model AI yang mampu memahami informasi dan menganalisis video dengan baik.

"Kemampuan Gemini dalam memproses berbagai format informasi (multi-modality) sangatlah membantu. Sekali lagi, ini membuat saya tetap aman dari masalah hukum. Itu adalah salah satu fitur terbaik Gemini: memahami nuansa lokal dan bahasa. Saya sudah mencoba AI lain, tetapi mereka tidak memahami nuansa lokal sebaik Gemini," ujar dia.

"Apalagi ketika saya mengirimkan tautan YouTube secara langsung, AI lain harus melalui proses yang rumit untuk bisa memahami video saya, sedangkan Gemini bisa langsung memprosesnya. Hanya dalam waktu lima detik, menurut saya kecepatannya luar biasa. Jadi, terima kasih Gemini karena telah membuat saya tetap bebas," lanjutnya sambil berseloroh.

Berkembang pesat di Asia Tenggara

Sapna Chadha, Wakil Presiden Google untuk Asia Tenggara, mengatakan bahwa antusiasme penggunaan harian Gemini bertumbuh luar biasa cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, saat ini, aplikasi Gemini telah melayani lebih dari 900 juta pengguna di 230 negara dan dalam 70 bahasa, menjadikannya asisten AI yang paling banyak diakses di dunia. Antusiasme ini juga terjadi di kawasan Asia Tenggara.

"Di Asia Tenggara, jumlah pengguna aktif aplikasi Gemini melonjak lebih dari dua kali lipat dalam 12 bulan terakhir. Faktanya, pertumbuhan ini mencetak rekor tercepat dibandingkan aplikasi Google lainnya yang pernah kami luncurkan di kawasan ini," ujar Sapna.

Ia menjelaskan, Gemini bahkan menjadi asisten AI yang paling banyak dicari di negara-negara seperti Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Sapna mengatakan bahwa tren pencarian Google mencerminkan apa yang sedang terjadi di dunia saat ini.

"Kami melihat bahwa pengguna kembali menggunakan aplikasi ini 50 persen lebih sering. Mereka juga melipatgandakan jumlah perintah (prompt) rata-rata mereka di Gemini untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan. Karena Gemini telah menjadi mitra sehari-hari yang membantu pengguna dalam berbagai aktivitas, penggunaannya pun banyak dilakukan secara fleksibel," jelasnya.

(dmi) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]