Sejarah Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia dari Italia

CNN Indonesia
Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB
DPR setujui hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia, menjadi yang pertama untuk Indonesia. Kapal ini memiliki sejarah dan spesifikasi menarik. (Foto: AFP/MARCELLO PATERNOSTRO)
Jakarta, CNN Indonesia --

DPR menyetujui hibah Giuseppe Garibaldi, kapal induk hasil hibah dari Italia. Kapal ini bakal menjadi kapal induk pertama punya Indonesia.

Persetujuan ini diambil dalam rapat paripurna, Selasa (21/7). Sebelumnya, pemberian hibah itu sudah disetujui dalam rapat antara Komisi I DPR RI dengan Kementerian Pertahanan pada Senin (20/7).

Sementara itu, TNI Angkatan Laut sebelumnya menyatakan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung disiapkan sebagai tempat berlabuh dan bersandar kapal induk itu.

Lantas, bagaimana sejarah kapal induk Giuseppe Garibaldi?

Awal mula perancangan

Giuseppe Garibaldi merupakan salah satu dari dua kapal induk yang dimiliki oleh Angkatan Laut Italia. Kapal ini mencetak sejarah sebagai kapal penerbangan bergeladak penuh perta yang dibangun untuk Italia.

Kapal dirancang dengan kemampuan lepas landas jarak pendek dan pendaratan vertikal (STOVL). Meski fitur ini membatasi jenis pesawat yang bisa dibawa, tapi Garibaldi tetap mampu mengangkut berbagai helikopter untuk misi serbu.

Sepanjang masa tugasnya, kapal ini sudah terlibat dalam berbagai operasi udara termpur di wilayah Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya.

Program pembuatan kapal ini berawal pada tahun 1970. Pembangunannya kemudian direncanakan dalam Undang-undang Angkatan Laut tahun 1975.

Rancangan awal kapal ini awalnya hanya menyertakan geladak datar khas kapal induk helikopter. Perusahaan galangan kapal Italcantieri memenangkan kontes desain ini mengalahkan proposal dari Breda.

Usai setahun mematangkan konsep, staf Angkatan Laut Italia resmi memesan kapal tersebut pada 21 November 1977 dengan kontrak pengerjaan dimulai pada 20 Februari 1978. Setahun berselang, diputuskan bahwa kapal ini akan menggunakan geladak penuh alih-alih berdesain hybrid cruiser.

Pembangunan kapal dilakukan di fasilitas galangan kapal Monfalcone. Pemotongan lempeng baja pertama dimulai pada 28 April 1980, diikuti oleh perakitan blok pertama pada 9 September tahun yang sama.

Seluruh blok kapal selesai dirakit pada 31 Januari 1983, dan struktur bangunan atas rampung pada 19 April. Kapal ini akhirnya resmi diluncurkan pada 4 Juni 1983 dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Perdana Menteri Amintore Fanfani dan Menteri Pertahanan Lelio Lagorio.

Uji coba laut perdana dimulai pada 3 December 1984, dan kapal resmi diserahterimakan pada 30 September 1985. Garibaldi menjadi kapal perang terbesar milik Italia kala itu, meskipun dimensinya masih lebih kecil jika dibandingkan dengan rancangan era Regia Marina lawas atau kapal induk Aquila yang tak sempat selesai.

Kapal ini bahkan sempat menyandang predikat sebagai kapal induk terkecil di dunia sebelum takhta tersebut digeser oleh kapal induk Thailand, Chakri Naruebet, pada era 1990-an.

Nama kapal ini diambil dari seorang patriot atau tokoh militer Italia pada abad ke-19 yakni Giuseppe Maria Garibaldi.

Spesifikasi Giuseppe Garibaldi

Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya. Bobotnya diperkirakan sekitar 13,8 ribu ton.

Kapal ini mampu menampung krus yang besar, yakni sekitar 600 kru inti kapal, 230 personel grup udara, sekitar 100 personel komando, dan dalam kondisi tertentu dapat mengangkut hingga 600 pasukan komando tambahan.

Kapal ini memilih sistem penggerak konfigurasi COGAG (Combined Gas Turbine and Gas Turbine) yang dibagi dalam dua ruang mesin terpisah demi faktor keselamatan. Mesin ini terdiri dari:

Persenjataan dan sensor

Sebagai kapal induk yang juga mewarisi karakteristik kapal penjelajah, Garibadli memiliki sistem pertahanan diri yang terbilang sangat kuat jika dibandingkan dengan kapal induk standar milik Angkata Laut AS yang biasanya sangat bergantung pada kapal pengawal.

Sistem persenjataan dan sensor kapal ini di antaranya:

(dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK