IPhone dan Mac Laris Manis, tetapi Terhambat Kelangkaan Cip

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 17:58 WIB
Apple mencatat pertumbuhan penjualan iPhone dan Mac yang kuat, namun diperkirakan akan melambat akibat keterbatasan pasokan cip. (Foto: CNN Indonesia/Loamy N)
Jakarta, CNN Indonesia --

Apple membukukan pertumbuhan penjualan iPhone dan Mac yang kuat pada kuartal fiskal ketiga. Namun, perusahaan memperkirakan pertumbuhan penjualan akan melambat akibat keterbatasan pasokan cip dan memori.

Apple memperkirakan pendapatan pada kuartal Juli-September tumbuh 9 hingga 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut data LSEG, angka tersebut lebih rendah dari proyeksi Wall Street sebesar 12 persen.

Apple juga memperkirakan pendapatan iPhone tumbuh di kisaran belasan persen, di bawah target Wall Street sebesar 17,6 persen.

CEO Apple Tim Cook mengatakan perusahaan menghadapi kendala pasokan yang cukup besar dengan fleksibilitas rantai pasok yang terbatas.

"Kami saat ini menghadapi kendala pasokan yang sangat signifikan dengan fleksibilitas terbatas dalam rantai pasok untuk mengatasinya," kata Cook, dikutip dari Reuters, Jumat (31/7).

Apple saat ini tengah mengevaluasi sejumlah pilihan pemasok alternatif untuk cip memori.

Menurut Cook, hambatan utama pada kuartal fiskal ketiga berasal dari kelangkaan teknologi manufaktur cip canggih yang digunakan untuk memproduksi cip Apple Silicon.

Kendala tersebut terutama memengaruhi lini Mac, meski penjualannya tetap tumbuh berkat MacBook Neo kelas entry-level dan MacBook Pro kelas atas.

"Jika melihat akar penyebabnya, kami mengalami siklus produk yang sangat kuat melampaui perkiraan," kata Cook.

"Namun, rantai pasok manufaktur cip canggih pada dasarnya memiliki fleksibilitas yang lebih rendah untuk memenuhi tingginya permintaan," lanjutnya.

Penjualan iPhone dan Mac naik

Apple mencatat pendapatan sebesar US$109,42 miliar pada kuartal fiskal ketiga yang berakhir 27 Juni.

Pendapatan tersebut tumbuh 16,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan analis sebesar 15,5 persen.

Penjualan iPhone naik 21,7 persen menjadi US$54,25 miliar, melampaui perkiraan US$53,86 miliar.

Apple menyebut angka tersebut sebagai penjualan iPhone kuartal ketiga tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Konsumen memborong iPhone di tengah kenaikan harga perangkat elektronik akibat kelangkaan cip memori global.

Apple telah menaikkan harga Mac dan iPad, tetapi sejauh ini belum menaikkan harga iPhone.

Analis Wall Street memperkirakan kenaikan harga iPhone mungkin diumumkan bersamaan dengan peluncuran produk pada September.

Sementara itu, penjualan Mac tumbuh 28,7 persen menjadi US$10,35 miliar, melampaui perkiraan US$8,74 miliar.

Sebaliknya, penjualan iPad turun 5,9 persen menjadi US$6,19 miliar, di bawah perkiraan US$6,92 miliar.

Cook mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi perbandingan dengan peluncuran iPad A16 berharga lebih rendah pada tahun sebelumnya.

(lom)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK