Winamp Come Back Jadi Platform Streaming, Siap Tantang Spotify Dkk

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 20:30 WIB
Ilustrasi. Winamp akan come back dengan layanan streaming berlangganan premium pada 2027. (Foto: iStockphoto/brightstars)
Jakarta, CNN Indonesia --

Winamp bakal kembali meramaikan industri musik digital dengan meluncurkan layanan streaming berlangganan premium pada semester pertama 2027.

Layanan tersebut akan hadir melalui Winamp Player generasi terbaru dan ditenagai teknologi serta katalog musik global milik Deezer.

Dalam kerja sama tersebut, Deezer akan menyediakan teknologi white-label streaming. Skema ini memungkinkan Winamp menggunakan infrastruktur Deezer untuk menawarkan layanan musik berlangganan dengan merek dan antarmukanya sendiri.

Layanan premium tersebut akan terintegrasi langsung dengan Winamp Player sehingga tetap terasa sebagai pengalaman asli Winamp, bukan sekadar versi lain dari aplikasi Deezer.

Winamp mengeklaim platform barunya akan menawarkan pengalaman berbeda dari layanan streaming musik konvensional seperti yang saat ini mendominasi pasar.

Winamp Player terbaru tidak hanya menyediakan akses ke katalog musik streaming, tetapi juga menggabungkan koleksi musik lokal milik pengguna, radio internet, siniar, koleksi berbasis komputasi awan, dan sumber audio lainnya dalam satu aplikasi.

Platform itu juga akan dilengkapi antarmuka yang dapat disesuaikan, kemampuan sosial baru, serta sejumlah cara baru untuk menemukan, mengatur, dan menikmati musik.

Namun, perusahaan belum mengungkap rincian harga langganan, negara peluncuran, maupun fitur lengkap yang akan tersedia.

CEO Winamp Group Alexandre Saboundjian mengatakan layanan baru tersebut tetap membawa prinsip utama Winamp, yakni memberikan kebebasan kepada pengguna untuk menikmati musik sesuai keinginan mereka.

"Dua puluh lima tahun lalu kami mengubah cara orang mendengarkan musik digital, dan kami percaya waktunya telah tiba untuk kembali menantang pengalaman mendengarkan musik," kata Saboundjian dalam keterangannya, Rabu (29/7).

Menurutnya, kerja sama dengan Deezer memberi Winamp akses terhadap teknologi streaming dan katalog musik global sehingga perusahaan dapat berfokus mengembangkan produknya.

"Kami dapat berfokus pada hal yang paling penting, yaitu membangun produk Winamp unik yang menyatukan semua yang ingin didengarkan pengguna dalam satu tempat," tuturnya.

Sebagai informasi, Winamp merupakan salah satu pemutar musik digital yang populer sejak lebih dari 25 tahun lalu.

Winamp menilai layanan streaming telah berkembang pesat selama satu dekade terakhir, tetapi konsep dasar aplikasi pemutar musik dinilai tidak banyak berubah.

Melalui Winamp Player generasi baru, mereka ingin kembali menantang bentuk layanan musik digital yang ada saat ini.

Setelah platform tersebut diluncurkan, layanan berlangganan premium Winamp juga akan dimasukkan ke aplikasi desktop klasiknya.

Winamp mengeklaim pemutar musik desktop tersebut masih digunakan oleh lebih dari 40 juta pengguna di seluruh dunia.

Winamp Player generasi terbaru dijadwalkan meluncur pada semester pertama 2027. Perusahaan akan mengungkap pratinjau dan informasi tambahan mengenai produknya dalam beberapa bulan mendatang.

(lom)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK