Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya
Pemerintah Australia menegaskan komitmennya untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan dengan memberi diskon pemasangan atap panel surya hingga sekitar 20 persen bagi pabrik, pergudangan, lahan pertanian, dan sektor usaha lainnya.
Kebijakan ini memperluas subsidi panel surya dan baterai yang selama ini berlaku hanya untuk rumah tangga. Program ini sebelumnya berhasil memicu lonjakan pemasangan surya panel, meningkatkan pasokan listrik ramah lingkungan, serta mengurangi ketergantungan Australia pada pembangkit listrik tenaga batu bara.
Menurut data pemerintah, sekitar sepertiga rumah di Australia saat ini sudah terpasang panel surya yang secara keseluruhan menyumbang sekitar 10 persen dari total kebutuhan listrik nasional. Ini menjadikan Australia sebagai negara dengan proporsi rumah tangga yang menggunakan panel surya tertinggi di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perubahan Iklim dan Energi Australia Chris Bowen menyampaikan bahwa pemerintah kini akan memberikan subsidi untuk sistem instalasi dengan kapasitas hingga 10 kali lebih besar dari batas maksimal sebelumnya.
"Kami memperluas diskon panel surya ini untuk mencakup instalasi berkapasitas hingga 1 MW," ujar Bowen saat berpidato di National Press Club di Canberra, melansir Reuters, Rabu (5/8).
"Langkah ini akan memangkas biaya pemasangan untuk bangunan komersial, industri, dan pertanian sekitar 20 persen. Ini adalah penghematan investasi yang signifikan dan akan langsung menurunkan biaya energi," tutur dia.
Bowen juga menambahkan bahwa ia telah meminta Komisi Pasar Energi Australia (Australian Energy Market Commission) untuk mempercepat proses perizinan dan persetujuannya.
(dmi)[Gambas:Video CNN]
