Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik

CNN Indonesia
Minggu, 16 Agu 2026 17:07 WIB
Ilustrasi. Kereta eksperimental China memecahkan rekor akselerasi, mencapai 800 km/jam dalam 5,3 detik. Teknologi maglev ini berpotensi untuk transportasi masa depan. (Foto: iStockphoto/Abdulkarim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah kereta eksperimental buatan China berhasil memecahkan rekor dunia baru dalam akselerasi jarak pendek. Kereta ini mampu melesat dari posisi diam hingga kecepatan 800 kilometer per jam hanya dalam waktu 5,3 detik.

Kecepatan ini hampir menyamai kecepatan jelajah pesawat komersial. Secara teori, kereta ini cukup cepat untuk menyeberangi Amerika Serikat dari New York ke Los Angeles hanya dalam kurun waktu sekitar 5 jam.

Melansir IFL Science pada Kamis (13/8), uji coba ini dilakukan di lintasan tes sepanjang 1 kilometer di Laboratorium Kereta Api Cepat East Lake, Provinsi Hubei, China. Ini adalah kali ketiga Laboratorium East Lake berhasil memecahkan rekor dunia di lintasan uji tersebut.

Pihak laboratorium sebelumnya menyatakan ambisi mereka untuk mengembangkan kereta levitasi magnetik (maglev) yang mampu melaju hingga 1.000 kilometer per jam.

Seperti penerapan teknologi maglev pada umumnya, sistem kereta supercepat ini memanfaatkan pengambangan magnetik untuk melayang di atas rel secara mulus. Cara kerja ini menghilangkan gesekan mekanis, sehingga perjalanan menjadi jauh lebih lancar dan cepat.

Lintasan keretanya dilapisi elektromagnet yang kutub magnetnya dapat berganti sesuai arus listrik. Arus pada kutub magnet di depan gerbong diatur untuk menarik bagian depan kereta, tapi ketika kereta melintas, arusnya langsung berbalik sehingga kutub di belakang kereta berubah jadi gaya tolak.

Kombinasi gaya tarik dari depan dan dorong dari belakang ini menggerakkan kereta secara terus menerus bak sebuah gelombang. Dengan mengatur kecepatan perubahan kutub elektromagnetik tersebut, laju dorongan kereta dapat dikendalikan dengan presisi.

Para pakar dari China membuktikan bahwa kereta ini tidak hanya mampu mencapai kecepatan ekstrem, tapi juga dapat dihentikan secara terkendali menggunakan sistem pengeremannya. Setelah melesat hingga 800 kilometer per jam, kereta ini dapat berhenti secara halus dan bertahap dalam jarak sekitar 200 meter.

Melansir The Independent, para peneliti di Universitas Teknologi Pertahanan Nasional China juga sedang menguji kereta maglev berkecepatan super tinggi lainnya. Salah satu uji coba mereka mencatat akselerasi hingga 697 kilometer per jam hanya dalam waktu dua detik.

Meski saat ini teknologi tersebut belum ditujukan untuk mengangkut penumpang, para peneliti berharap prinsip dasar pengembangannya kelak dapat diterapkan pada sistem peluncuran roket dan pesawat tempur.

Ilmuwan China juga sedang mengembangkan teknologi maglev berkecepatan super tinggi serupa untuk dioperasikan di dalam tabung bertekanan rendah atau ruang hampa udara.

Namun, pengembangan ini masih menghadapi berbagai tantangan besar, termasuk tingginya biaya infrastruktur, faktor keselamatan penumpang, hingga pembangunan jalur rel bertingkat presisi tinggi untuk jarak jauh.

(dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK