Sampai Kapan Musim Kemarau 2026 di Indonesia? Ini Prediksi BMKG

CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 07:45 WIB
Ilustrasi. Musim kemarau di Indonesia diperkirakan berlanjut hingga Oktober 2026. Musim hujan akan mulai tiba secara bertahap. (Foto: ANTARA FOTO/Dedi Suwidiantoro)
Jakarta, CNN Indonesia --

Musim kemarau masih melanda sejumlah wilayah Indonesia hingga memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Lantas, sampai kapan musim kemarau di Indonesia?

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengungkap bahwa musim kemarau diprakirakan berlangsung hingga Oktober 2026.

"Pada umumnya musim kemarau tahun 2026 di Indonesia akan berakhir di sekitar pertengahan bulan Oktober," kata Ardhasena dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Kamis (30/7).

Selepas itu, sejumlah wilayah secara bertahap akan memasuki musim hujan. Musim hujan akan lebih dulu tiba di wilayah Indonesia bagian barat.

Memasuki November, musim hujan diprediksi akan mulai merata di beberapa wilayah Indonesia lainnya, termasuk sebagian besar wilayah Pulau Jawa.

Ardhasena menjelaskan kondisi tersebut terlihat dari peta prakiraan iklim yang menunjukkan warna kuning pada Oktober dan November menandai bahwa kondisi musim hujan akan mulai tiba.

"Bulan Oktober dan November kita mulai muncul warna kuning yang menunjukkan bahwa hujan di wilayah Indonesia mulai normal walaupun juga kita lihat di bulan November itu hujan di Pulau Jawa misalkan, masih di bawah normal, tapi hujannya sudah mulai datang dan masuk ke wilayah Jawa," tuturnya.

Menurut Ardhasena, musim hujan tahun ini bersamaan dengan fenomena El Nino. Pasalnya, fenomena ini diprediksi bertahan hingga awal 2027 dan baru akan mencapai puncaknya pada Desember 2026.

Ia menjelaskan, fenomena ini tidak akan terlalu berpengaruh pada musim hujan. Namun, dampaknya akan sangat terasa ketika memasuki puncak musim kemarau.

"Dampak El Nino di Indonesia itu juga sangat bergantung dengan bagaimana kondisi panasnya laut di sekitar wilayah Indonesia.Jadi tidak serta-merta dampaknya akan persis sama dengan tahun-tahun sebelumnya," kata dia.

"Tidak ada satu kejadian El Nino yang selalu sama dengan El Nino tahun sebelumnya,maupun juga tidak ada dampak yang selalu sama dengan kejadian El Nino-El Nino selanjutnya," ujar dia melanjutkan.

(dmi)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK