Polytron Luncurkan AC Baru, Bisa Nyala Cuma Pakai Perintah Suara
Polytron meluncurkan produk Air Conditioner (AC) teranyarnya, Neuva Pro Voice Sense pada Jumat (11/9). Perangkat ini dilengkapi dengan fitur pintar yang dapat mendeteksi perintah suara manusia.
Product Specialist Polytron Erwin Kurniawan menjelaskan Polytron Neuva Pro Voice Sense memungkinkan pengguna mengontrol AC langsung menggunakan perintah suara tanpa menggunakan koneksi internet. Perangkat ini diklaim sebagai AC pertama di Indonesia yang membawa fitur pintar tersebut.
"Polytron menghadirkan AC Neuva Pro Voice Sense. Ini merupakan AC pertama di Indonesia dengan suara pintar tanpa membutuhkan koneksi internet. Jadi pas beli, fitur sudah langsung tertanam di dalam AC-nya," jelas Erwin dalam acara peluncuran di Jakarta, Jumat (11/9).
Menurut Erwin, pengguna hanya perlu mengucapkan "Hai Polytron" atau "Nyalakan AC" untuk membuat perangkat menyala. Perangkat juga dapat menerima sejumlah perintah lain seperti "matikan AC", "naikkan suhu", dan "aktifkan swing".
Polytron Neuva Pro Voice Sense dilengkapi dengan desain High Efficiency Cooling Engine yang diklaim memberikan suhu dingin ekstrem yang cepat, tetapi lebih hemat energi. Proses pendinginannya diklaim 40 persen lebih cepat dari AC biasa.
Tersedia dalam ukuran 1/2 PK (0.5 PK), 1 PK, 1 1/2 PK (1.5 PK) dan 2 PK. Khusus varian 1/2 PK, perangkat dilengkapi teknologi High Cooling Capacity dengan kapasitas pendinginan setara 5000 BTU/h yang memungkinkannya mencapai suhu 18 derajat dalam waktu 7 menit.
Neuva Pro Voice Sense dilengkapi dengan empat dimensi sirip udara yang diklaim membuat aliran udara dingin lebih cepat merata ke seluruh ruangan. Sedangkan, teknologi Soft Start 310VA mampu mengendalikan arus listrik, sehingga tidak membutuhkan daya listrik besar saat AC dinyalakan.
Polytron menyematkan beberapa filter seperti High Density Dust yang diklaim dapat menyaring debu hingga 90 persen, Carbon Filter untuk menghilangkan bau tidak sedap serta HEPA Filter yang dapat mencegah penyebaran bakteri.
Pipa udaranya didesain khusus serta menggunakan teknologi tinggi untuk menurunkan tingkat kebisingan ke level yang paling rendah. Menurut Erwin, kemampuan ini dapat tidur lebih nyenyak tanpa terganggu.
Lebih lanjut, lapisan Hydrophilic Aluminium (Gold Fin) pada kondensor dan evaporator meningkatkan durabilitas terhadap korosi dan membuatnya lebih tahan lama.
"AC Neuva Pro ini dilengkapi dengan lapisan Gold Fin yang terletak pada kondenser dan kompresor, sehingga tahan lama dan tidak gampang terkena korosi," kata Erwin.
Konsumsi daya AC Neuva Pro Voice Sense sebesar 450 Watt. Polytron menyediakan garansi 10 tahun kompresor dan 3 tahun sparepart, termasuk remote.
Tak hanya menghadirkan AC teranyar dengan fitur pintar, Polytron turut meluncurkan speaker dan proyektor terbaru, yaitu Polytron PartyMaxGo dan Polytron Cinemax Smart.
Polytron PartyMax Go merupakan speaker dengan konektivitas bluetooth yang dapat menghubungkan hingga 99 unit perangkat. Perangkat dilengkapi dengan teknologi suara 360 derajat yang menghadirkan pengalaman pengguna seakan dikelilingi musik diputar.
Speaker ini memiliki daya tahan hingga 7 jam untuk memutar musik. Pengguna dapat mengatur audio sesuai yang mereka inginkan melalui aplikasi Polytron Audio Tune.
Sementara, Polytron Cinemax Smart Projector hadir dengan resolusi FHD 1920 x 1080, speaker built-in dan konektivitas Wi-Fi 2.4G/5G. Perangkat dapat secara otomatis mengatur fokus dan tampilan layar melalui fitur Auto Focus maupun Auto Keystone Correction.
Kemudian, proyektor ini dapat diputar hingga 360 derajat yang memungkinkan pengguna mengatur angle menonton sesuai kebutuhan dengan desainnya yang fleksibel. Pengaturan layar dapat disesuaikan hingga 100 inch yang dapat menampilkan adegan film lebih detail.
Polytron Cinemax Smart Projector dilengkapi dengan wireless casting yang memungkinkannya langsung dapat terkoneksi tanpa menggunakan kabel.
Berikut daftar harga perangkat terbaru Polytron:
- Polytron Neuva Pro Voice Sense: mulai dari Rp3,1 juta
- PartyMax Go: Rp435 ribu
- Cinemax Smart Projector: Rp2,399 juta.