Whatsapp Perkenalkan Kendali Orang Tua Untuk Akun Anak, Ini Fungsinya

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 15:15 WIB
WhatsApp merilis fitur kendali orang tua unuk akun anak.
WhatsApp merilis fitur kendali orang tua unuk akun anak. (Foto: WhatsApp)
Jakarta, CNN Indonesia --

WhatsApp memperkenalkan fitur baru berupa kendali orang tua untuk akun anak. Dengan fitur ini, orang tua dapat mengetahui dan mengontrol aktivitas akun anak mereka di platform tersebut.

"Hari ini, kami memperkenalkan kendali orang tua untuk remaja, satu set fitur opsional yang fleksibel yang bisa disiapkan orang tua dan remaja bersama-sama untuk membantu keluarga memilih pengalaman WhatsApp yang tepat bagi mereka," tulis Whatsapp dalam keterangannya, Rabu (30/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fitur ini memungkinkan orang tua untuk menentukan pengaturan privasi untuk anak, seperti siapa saja yang bisa melihat foto profil anak atau menambahkan mereka ke grup.

Untuk memastikan orang tua mengetahui dengan siapa anak mereka terhubung, WhatsApp juga akan mengirimkan pemberitahuan ketika anak mereka bergabung atau keluar dari grup.

Orang tua juga dapat memilih bagaimana anak menggunakan Saluran, pembaruan Status siapa yang bisa dilihat anak, serta siapa yang bisa melihat pembaruan Status anak.

Selain itu, orang tua juga dapat menentukan pengalaman Meta AI yang cocok untuk anak mereka, dengan pengaturan default untuk anak remaja di atas 13 tahun dan opsi tambahan yang lebih ketat.

Orang tua nantinya juga dapat menyesuaikan atau menonaktifkan fitur kendali ini dengan satu PIN.

Meski dapat mengetahui aktivitas akun anak, enkripsi end-to-end memastikan orang tua tetap tidak dapat melihat isi percakapan atau panggilan, sehingga fitur ini dinilai bukan jenis fitur kendali yang berlebihan.

"Semua kendali ini dirancang untuk mendukung percakapan terbuka tentang cara menggunakan WhatsApp antara orang tua dan remaja, sambil tetap menjaga pesan pribadi semua orang," kata Whatsapp.

Pengamat media sosial Matt Navarra menilai kehadiran fitur kendali orang tua untuk anak ini hanya sekadar pemenuhan kewajiban di saat Meta terus mendapat tekanan untuk mengubah cara mereka beroperasi agar dapat melindungi anak-anak yang menggunakan platform mereka dengan lebih baik.

"Meta sedang berupaya menunjukkan kepada regulator bahwa kami memiliki sistem keamanan anak, kami memiliki kontrol orang tua, dan kami sedang menerapkannya di seluruh platform kami," katanya, dikutip dari BBC pada Kamis (1/10).

Menurutnya, sifat fitur kendali yang "opsional" cukup menguntungkan bagi Meta karena mengurangi kewajiban perusahaan dalam memverifikasi usia dengan membebankan tanggung jawab tersebut kepada masing-masing orang tua dan anak.

"Saya rasa pertanyaan besar yang belum terjawab adalah apakah cukup banyak keluarga yang benar-benar akan menggunakannya," tambahnya.

Beberapa pemerintah negara saat ini telah mengumumkan wacana untuk melarang anak-anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial dan mewajibkan verifikasi usia yang efektif bagi semua platform.

Saat ini, WhatsApp dikecualikan dari larangan tersebut karena pemerintah menganggapnya sebagai layanan perpesanan, bukan media sosial.

(fta/lom)
placeholder