Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan hari ini, Jumat (2/10). Tercatat, setidaknya ada 13 daerah yang berpotensi hujan.
Menurut BMKG, potensi hujan di sejumlah daerah masih ada, meski mayoritas wilayah masih didominasi cuaca kering akibat pengaruh El Nino dengan intensitas sangat kuat.
Kondisi ini dipicu dinamika atmosfer regional yang membantu meningkatkan potensi aktivitas pembentukan awan hujan lokal di sebagian wilayah. Fenomena iklim seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, pola perlambatan dan belokan angin, serta labilitas atmosfer diprakirakan berpotensi mendukung perkembangan awan konvektif, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Papua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG juga memprakirakan curah hujan di Indonesia pada periode akhir September hingga awal Oktober 2026 secara umum diprakirakan masih berada pada kategori rendah hingga menengah, di angka sekitar 0-150 mm per dasarian.
Masyarakat tetap diimbau untuk terus mengantisipasi dampak cuaca panas dan kondisi udara kering berkepanjangan dengan mengurangi paparan langsung sinar matahari, menjaga hidrasi, menghemat air, dan mengurangi aktivitas pembakaran.
Sementara itu, untuk wilayah yang diprakirakan hujan, masyarakat dan pemerintah setempat perlu mewaspadai potensi genangan, longsoran material, dan sambaran petir.
Berikut daftar daerah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat dan angin kencang pada hari Jumat (2/10):
Daftar daerah berpotensi hujan
- Sumatera Barat
- Riau
- Jambi
- Bengkulu
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Kalimantan Barat
- Papua Tengah
- Papua
- Aceh (hujan lebat-sangat lebat)
- Sumatera Utara (hujan lebat-sangat lebat)
- Papua Pegunungan (hujan lebat-sangat lebat)
Angin kencang
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
- Papua Selatan

