Perluas Akses Digital Indonesia, XLSMART Genjot Ekspansi 5G
XLSMART memperluas akses jaringan 5G ke 101 kota hingga akhir 2026 untuk menghadirkan konektivitas yang merata dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam menghadirkan infrastruktur dan solusi digital yang berkualitas, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.
Melalui penguatan jaringan dan perluasan akses 5G, XLSMART berupaya mendukung pemerataan konektivitas sekaligus membuka peluang ekonomi digital bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi tersebut diperkuat dengan tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, integrasi jaringan, serta fiberisasi BTS untuk meningkatkan cakupan, kapasitas, dan kualitas pengalaman digital pelanggan.
Penguatan jaringan juga didukung investasi infrastruktur XLSMART dengan meningkatkan panduan alokasi belanja modal (capex) menjadi sebesar Rp20 triliun dari sebelumnya Rp15 triliun pada 2026.
Dengan dukungan lebih dari 265.000 BTS mayoritas 5G dan 4G di seluruh Indonesia, XLSMART terus meningkatkan kapasitas, cakupan, dan kualitas jaringan untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan layanan digital masyarakat.
Langkah ini menjawab kebutuhan yang terus tumbuh seiring perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia. Dalam tiga dekade terakhir, wajah dunia berubah seiring perkembangan teknologi.
Hari ini, pagi dibuka dengan scrolling media sosial, istirahat siang diselingi nonton film, dan ditutup dengan video call; seluruhnya terhubung oleh koneksi internet.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada Juni 2026 mengumumkan hasil Survei Profil Internet Indonesia 2026, mencatatkan pengguna internet sejumlah 235,26 juta jiwa, atau setara dengan 81,72 persen dari total populasi yang berjumlah 287,30 juta jiwa.
Dengan kata lain, dari setiap 100 orang Indonesia, lebih dari 81 di antaranya sudah terhubung ke internet.
Survei juga menyatakan, generasi Milenial merupakan kelompok pengguna internet terbesar dengan angka 90,34 persen. Kelompok usia produktif ini memanfaatkan internet hampir di semua sektor, termasuk bekerja, mengurus urusan domestik, hingga untuk aktivitas finansial digital.
Sementara, Gen Z menempati posisi kedua dengan angka 89,02 persen. Penetrasi internet masih akan berlanjut ke generasi seterusnya, yang menjadi tantangan dalam infrastruktur jaringan telekomunikasi nasional.
Operator seluler XLSMART sebagai hasil merger dengan Smartfren, merespons dengan serius lewat pemanfaatan konsolidasi untuk mempercepat perluasan layanan 5G secara lebih agresif.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menyampaikan bahwa integrasi jaringan itu akan mengoptimalkan upaya ekspansi 5G ke lebih banyak kota.
"Kita integrasi dua network, hampir selesai. Dalam waktu yang sama kita akan luncurkan 5G dari 88 kota ke 101 kota hingga akhir tahun ini. Luas internet layanan Internet kita, dan kita ekspansi coverage," kata Shurish di Surabaya, Jawa Timur, pada awal September.
Target 101 kota sebenarnya merupakan revisi dari target sebelumnya sebanyak 88 kota, setelah XLSMART mendapat tambahan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz dari lelang yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital pada Juli lalu.
Tambahan spektrum ini penting bagi kualitas layanan, dengan lebar pita frekuensi yang akan berdampak terhadap kapasitas jaringan menampung lalu lintas data.
Dalam hal ini, termasuk kegiatan streaming video, hingga multi-tasking di sejumlah aplikasi pada saat bersamaan.
Perluasan jaringan 5G ini ditegaskan tidak dibedakan, baik antara XL, Smartfren, maupun Axis. Kini, ketiganya entitas di bawah payung XLSMART mengakses jaringan 5G yang telah terintegrasi.
Langkah XLSMART itu turut menjawab tuntutan pengguna yang membutuhkan kestabilan sinyal, tanpa buffering atau ping tinggi. Pada saat bersamaan, kondisi geografis Indonesia juga memerlukan jaringan yang adaptif.
Strategi XLSMART adalah fiberisasi pada ribuan BTS di berbagai daerah yang konsisten dilakukan guna meningkatkan kapasitas saluran data.
Langkah tersebut didukung oleh komersialisasi bertahap jaringan XL Ultra 5G+, menyediakan latensi yang jauh lebih rendah dan koneksi lebih responsif untuk kebutuhan aplikasi real-time.
Keandalan juga turut diperkuat lewat integrasi layanan konvergensi XL SATU, yang menggabungkan jaringan serat optik rumah dengan jaringan seluler agar tetap terhubung dengan sinyal stabil, baik di dalam maupun di luar rumah.
Kualitas jaringan XLSMART itu pun mendapat validasi independen melalui brand XL yang meraih Best Mobile Network Indonesia pada Ookla Speedtest Awards H1 2026.
Apresiasi ini mengukur kecepatan unduh, kualitas koneksi 5G, pengalaman streaming, hingga konsistensi layanan secara keseluruhan.
"Predikat Best Mobile Network Indonesia merupakan validasi independen atas kualitas jaringan yang setiap hari dirasakan pelanggan XL," ujar Direktur & Chief Commercial Officer XLSMART, David Arcelus Oses.
Pendekatan tersebut kemudian dilengkapi oleh Axis yang menghadirkan fleksibilitas alokasi kuota sesuai kebutuhan spesifik seperti gaming, streaming, atau media sosial, serta kemudahan aktivasi via eSIM di aplikasi myXL dan AXISnet.
Langkah-langkah perluasan jaringan XLSMART menunjukkan pembenahan industri. Meski masih ada pekerjaan rumah soal pemerataan akses ke pelosok negeri, arah perbaikan ini memberi sinyal positif memenuhi kebutuhan digital untuk jangka panjang.
Melalui proses integrasi yang intensif, XLSMART kini memasuki fase optimalisasi dengan fondasi perusahaan yang semakin kuat, skala jaringan yang lebih besar, portofolio spektrum yang semakin luas, dan kekuatan multi-brand yang kini terealisasi menjadi sinergi nyata untuk memenuhi kebutuhan data masyarakat.
(rea/rir)