Anker Satukan Merek, Bidik Ekspansi hingga 150 Toko di Indonesia

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 11:00 WIB
Anker Innovations luncurkan ekosistem One Anker, menyatukan merek turunan ke dalam satu nama. (Foto: Dok. Anker)
Ilustrasi. Anker Innovations luncurkan ekosistem One Anker, menyatukan merek turunan ke dalam satu nama. (Foto: Dok. Anker)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan teknologi Anker Innovations memperkenalkan konsep baru untuk ekosistem brand dalam Grand Launching One Anker di Jakarta pada Kamis (29/10). Dalam gelaran tersebut, Anker juga merilis sederet produk baru dari TWS hingga power bank.

Anker mengawali perjalanannya pada 2011 sebagai produsen perangkat charging. Perusahaan ini kemudian membangun beberapa merek turunan seperti SOLIX (power station), eufy (smart home), eufyMake (perangkat kreatif), dan soundcore (audio) yang masing-masing berfokus pada satu lini produk teknologi.

Dengan deretan produk tersebut, Anker mengklaim telah berkembang menjadi perusahaan teknologi dengan ratusan juta pengguna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluncuran One Anker disebut sebagai langkah perusahaan untuk mengintegrasikan perangkat-perangkat digital modern yang kian mulai terkoneksi satu sama lain. Dengan ekosistem One Anker, mereka menyatukan semua merek turunannya menjadi satu nama utama.

"Hari ini, kami sangat senang untuk mengumumkan bahwa kami menyatukan seluruh merek produk kami yang sebelumnya terpisah ke bawah satu nama utama, Anker," kata Leon Wu, General Manager Anker Innovations Asia Tenggara.

One Anker terbagi menjadi dua kategori, yakni Anker for You untuk personal gadget dan Anker for Home untuk perangkat rumah tangga.

Wu mengatakan perusahaan akan terus berkembang dan memberikan inovasi terbaru bersama partner bisnis dan komunitasnya untuk menjawab kebutuhan pengguna di lebih dari 180 negara dan lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia yang telah memercayai produk mereka.

"Pasar Indonesia selalu berperan penting dalam perjalanan global Anker. Pengguna di sini merupakan digital savvy dan membutuhkan teknologi yang praktis, dapat diandalkan, dan memberikan nilai nyata pada kehidupan sehari-hari, inilah yang membuat pasar Indonesia sebegitu dinamis," kata Wu.

Penggabungan ini juga dinilai akan memusatkan investasi pemasaran perusahaan secara lebih efisien. Anker kini menempatkan seluruh sumber daya dan investasinya secara utuh di balik satu nama utama, dibandingkan membagi fokus untuk membangun lima merek sekaligus melawan para pesaing.

Strategi di Indonesia

Brand Manager Anker Innovations Indonesia Vini Millatina Urfani mengatakan perusahaan akan melakukan beberapa strategi bisnis di Indonesia, salah satunya dengan melakukan ekspansi jaringan ritel yang saat ini telah mencapai 70 toko ritel di Indonesia.

"Harapannya kami bisa achieve 150 (toko) dalam tiga tahun ke depan. Komitmen kami jelas, kami ingin lebih dekat dengan konsumen agar konsumen bisa merasakan langsung. Bukan hanya melalui digital platform, tapi juga bisa merasakan langsung dan berinteraksi dengan produk kami," kata Vini.

Selain itu, Anker juga akan berkolaborasi dengan brand lokal seperti yang telah mereka jalin dengan Issue, salah satu brand aksesoris yang ikonik di Indonesia. Kolaborasi ini dilakukan untuk menjadikan Anker tidak hanya dikenal sebagai personal gadget, tapi juga bagian dari lifestyle.

Selain itu, Anker juga telah membangun komunitas pengguna, terutama komunitas Anker Baby yang bekerja sama dengan para ibu menyusui di Indonesia untuk mengembangkan produk teknologi khusus bayi dan rumah tangga.

Komunitas Anker Baby juga bekerja sama dengan pakar laktasi yang akan membantu pesertanya mengatasi masalah-masalah yang dihadapi dan mengembangkan teknologi untuk menjawab permasalahan tersebut.

Sejauh ini, Anker telah menyediakan produk Anker eufy Pompa ASI Handsfree S2 Pro yang mereka kembangkan bersama lebih dari 1.000 ibu. Teknologi utama yang dihadirkan adalah stimulasi pijat VibraPump dengan lima mode dan kehangatan 360 derajat HeatFlow 2.0 dengan tujuh tingkat suhu.

"Dengan teknologi kita (ibu menyusui bisa menghasilkan) 35 persen ASI lebih banyak dan 30 persen waktu pumping menjadi lebih efektif. Jadi ibu bisa menikmati pengalaman pumping yang lebih nyaman," kata Brand Manager Baby & Appliances Anker Innovations Indonesia Nanda Yusnita.

Pada acara yang sama, Anker juga mengenalkan dua produk terbaru lainnya, yakni Anker Soundcore AeroClip 2 yang dilengkapi chip AI dan Anker MagGo Power Bank 2 Pro yang memiliki teknologi SnapCool built-in.

(fta/lom)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA