Operasi Tangkap Tangan KPK

Jerat Suap Wali Kota Batu

Aryadita Utama , CNN Indonesia | Minggu, 17/09/2017 22:11 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali kota Batu Eddy Rumpoko dan kepala bagian unit layanan pengadaan pemkot Batu Edi Setyawan yang ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan KPK Minggu sore meninggalkan gedung komisi anti rasuah setelah ditetapkan sebagai tersangka. Edi Setyawan diduga menerima suap 100 juta rupiah dari pengusaha Filipus Djap atas perannya sebagai ketua panitia pelelangan pengadaan meubelair kursi dan meja staf pemkot Batu senilai 5,26 miliar rupiah yang dimenangkan PT Dalibana prima. Edi Setyawan enggan memberikan klarifikasi terkait tudingan yang dialamatkan padanya. Sementara itu, wali kota Batu Eddy Rumpoko juga membantah menerima uang 200 juta rupiah dari pengusaha Filipus Djap dan tidak tahu mengenai proses proyek pengadaan meubelair kursi dan meja staf pemkot Batu. Guna kepentingan penyidikan, Eddy Rumpoko untuk sementara ditempatkan di rumah tahanan klas satu Cipinang Jakarta Timur sedangkan Edi Setyawan ditempatkan di rumah tahanan KPK Pomdam Jaya Guntur.


Saksikan secara lengkap hanya di Transvision Channel 313 UHF