VIDEO: Digdaya Difabel di Masa Pandemi

CNN Indonesia TV | CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2020 13:56 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Dampak pandemi Covid-19 dirasakan semua pihak, tak terkecuali kelompok disabilitas. Dua pria di Surabaya, tetap membela nasib kelompok disabilitas agar terus berkarya dan tidak kehilangan pekerjaan. Atung yuniarto seorang guru tuna netra di SLB Yayasan Pendidikan Anak Buta Surabaya, mengembangkan metode sederhana, namun efektif untuk belajar matematika. Idenya sangat membantu para pelajar disablitas untuk mengikuti proses belajar secara daring.

Begitu juga dengan Ariyono, yang tetap memproduksi batik ditengah pandemi. Ia memproduksi batik motif virus corona, yang dikreasikan oleh pekerja tuna rungu. Kini Usahanya tumbuh kembali dan para karyawan tetap bisa bekerja, tanpa harus khawatir menjadi pengangguran.

TOPIK TERKAIT
VIDEO TERKAIT
VIDEO TERBARU
Lihat Semua
Lihat video terkait covid-19 lainnya
VIDEO TERPOPULER