VIDEO: Peran Media di Pilkada 2020

peb, CNN Indonesia | Sabtu, 17/10/2020 08:08 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi Covid-19 memaksa semua calon di pilkada 2020 , untuk mengubah strategi kampanye. Kampanye tatap muka terbatas dan kampanye virtual, dinilai mereka kurang efektif untuk menarik minat pemilih.

Menurut anggota komisi satu DPR, Muhammad Farhan, dalam sebuah survei diketahui, bahwa di musim kampanye, televisi menjadi media paling efektif untuk menarik perhatian masyarakat.

Media yang terdaftar di dewan pers, dapat di awasi lebih baik melalui regulasi yang ada. Kampanye melalui media mainstream dinilai dapat mengurangi resiko money politics atau politik uang yang kerap menjadi budaya kampanye di Indonesia. Di era post truth atau era pasca kebenaran, kampanye daring dinilai berpotensi digunakan untuk melancarkan kampanye hitam.



Saksikan secara lengkap hanya di Transvision Channel 313 UHF